
KAB. BANDUNG, Bandungpos Id . – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja Tahun 2027 dan High Level Meeting Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah, di Aula Sutan Raja Soreang, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menyempurnakan perencanaan kerja dan percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka acara dan mengingatkan pentingnya peran pajak dalam pembangunan. Kontribusi ini terlihat pada Indeks Pembangunan Manusia yang terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik mencatat, IPM tahun 2025 mencapai 75,58 poin atau tumbuh 1,33 persen dibandingkan tahun 2024.
“Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bandung meningkat karena pelayanan pajak yang wajib pajak,” tegas Bupati Kang DS. Di tengah penurunan Transfer ke Daerah hingga Rp1 triliun, penerimaan pajak berperan penting untuk menutupi defisit anggaran dan menjaga prioritas program berkelanjutan.
“Walaupun TKD tahun 2026 berkurang, pembayaran insentif guru ngaji Rp109 miliar tetap terpenuhi,” jelas Bupati. Setiap rupiah pajak akan dioptimalkan untuk pembangunan jalan, kontrak honor guru, dan pendanaan tenaga P3K paruh waktu. “Bayangkan konsekuensinya jika pemerintah daerah tidak memperoleh kontribusi pajak dari masyarakat,” tambahnya.
Kepala Bapenda Erwan Kusuma Hermawan menyampaikan bahwa forum ini bertujuan menyusun dokumen perencanaan kerja berkualitas melalui konsultasi bersama pemangku kepentingan dan Bapperida. Sebagai lembaga pengelola strategi PAD, Bapenda dituntut untuk meningkatkan kinerja melalui kebijakan inovasi, optimalisasi potensi fiskal, dan penguatan sistem administrasi perpajakan.
Sejalan dengan kebijakan nasional, percepatan digitalisasi menjadi elemen krusial untuk meningkatkan transparansi, akurasi data, dan kemudahan layanan. Pertemuan Tingkat Tinggi ini diharapkan memperkuat sinergi lintas sektor dalam implementasi elektronifikasi transaksi daerah, integrasi sistem informasi, dan optimalisasi pembayaran non-tunai. “Kami menyadari upaya yang dilakukan masih belum sempurna, sehingga dukungan bersama diperlukan untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang Lebih Bedas,” pungkas Erwan. (Tanya/Id). (Ask/Id )***





