Bandung, BANDUNGPOS.ID – Empat bulan menuju gelaran Pekan Paralympik Nasional (Peparnas) yang akan dihelat di Solo Oktober mendatang dirasa cukup untuk teman-teman atlet guna lebih mematangkan diri di Pelatihan Daerah (Pelatda).
Demikian dikatakan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Hendri Winoto saat Pengukuhan Tim Pelatda Jabar ke Peparnas XVII/2024, Selasa (4/6/2024) di Hotel Cordella Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung.
“Saya mendengar kabar teman-temen atlet ini sudah dipersiapkan dari tahun lalu. Cuma sekarang mungkin tinggal finishing touch nya. Saya titip ke NPCI Jabar, rentang waktu empat bulan ini memang singkat tapi bagaimana caranya bisa mengolah biar teman-teman atlet ini mendapatkan peak performancenya pada Oktober nanti,” tutur Hendri.
Hendri mengatkan, sekarang dengan adanya penambahan cabor dari 12 menjadi 16, peluang jumlah medali tentunya akan bertambah pula. Ini semacam sinyal bahwa terget juara umum akan mampu direbut .
“Kita memang tahu Jateng itu salah satu pesaing Jabar untuk merebut tahta di puncak klasemen perolehan medali, tapi saya juga yakin teman-teman juga punya semangat yang sama mulai dari pengurus, manajer maupun dari atlet untuk membawa Jabar juara umum. Memang ada presentasi target emas, yakni 130. Namun saya tak akan melihat berapa medalinya sebab yang penting adalah juara umumnya,” tegas Hendri.
Ditempat yang sama Sekretaris Umum NPCI Jabar Andi Supriadi mengatakan, kepercayaan yang diberikan oleh Dispora Jabar akan dibuktikan lewat prestasi di Solo nanti. Sementara Solo sebagai tuan rumah menyediakan 18 cabor, meski demikian Jabar akan ikut di 16 cabor.
“Dua cabor yang tidak diikuti Jabar adalah cabor esport dan bola basket. Dikedua cabor ini Jabar tidak memiliki atlet. Disisi lain kedua cabor inipun dipertandingan eksibisi di Peparnas. Semoga 360 atlet yang terpanggil ini bisa memanfaatkan kesempatan serta kepercayaan yang diberikan oleh NPCI Jawa Barat, untuk giat berlatih agar berprestasi di Peparnas nanti . ” ujar Andi.
Andi menuturkan, ada penambahan satu cabor, yaitu anggar. Cabor ini peluang medalinya cukup besar Meski demikian menurutnya atlet yang sekarang terpanggil masih mungkin berkurang jumlahnya, karena rencananya pada akhir bulan Juni akan ada seleksi tim inti.
“Saat ini atlet yang terpanggil masih berstatus tim Pelatda, nanti pada akhir Juni akan ada seleksi untuk penentuan tim inti Kontingen Jabar. Sambil menunggu keluar THB (Technical Hand Book) dari PB Peparnas mengenai nomor-nomor pertandingan,” ungkap Andi.
Sebanyak 360 orang atlet dari 16 cabang olahraga pada hari Senin (03/06) mulai masuk di enam hotel yang dipilih menjadi tempat menginap untuk empat bulan ke depan.
Adapun pemilihan hotel tempat menginap atlet — ungkap Andi, dipilih berdasarkan daya tampung serta jarak dengan venue latihan masing-masing cabor
Berikut Nama Hotel Serta Pembagian Cabor: 1. Hotel Grand Serela, Jl. Hegarmanah No. 15 Cidadap, Kota Bandung (renang, bulu tangkis, catur). 2. Hotel Sany Rosa, Jl. Hegarmanah No. 24 Cidadap, Kota Bandung (atletik, tenis lapang kursi roda) 3. Hotel Ruby, Jl. DR. Rubini No. 4 Pasir Kaliki, Kota Bandung (angkat berat, voli duduk, anggar) 4. Hotel The Amaroossa, Jl. Aceh No. 71A Citarum, Kota Bandung (boling, judo) 5. Hotel Cordella, Jl. Soekarno Hatta No. 791B Cinambo, Kota Bandung (tenis meja, goal ball, panahan, taekwondo) 6. Hotel V, Jl. Terusan Sutami III, Sukagalih, Kota Bandung (menembak, balap sepeda). (den)





