
Oleh: Ridhazia
BARU pertama kali, Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi saksi kemenangan skuad Merah Putih sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen istimewa ini terjadi pada laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam, 5 Oktober 2026.
Presiden FIFA itu bersama Presiden Prabowo kemudian menyerahkan tropi kejuaraan menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks.
Siapakan Gianni Infantino?
Gianni Infantino adalah Presiden FIFA yang aktif memimpin dan mendedikasikan kariernya di dunia sepak bola internasional sejak Februari 2016. Sekalipun pria Itali ini bukan pemain sepakbola profesional.
Profesi utama Infantino adalah administrator sepak bola dan ahli hukum alumni Universitas Fribourg di Swiss. Juga bekerja sebagai Sekretaris Jenderal Pusat Studi Olahraga Internasional (CIES) di Universitas Neuchâtel.
Sebagai Presiden FIFA sejak Februari 2016, ia sekaligus menjadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) sejak 2020 organisasi olahraga bergengsi.
Kepemimpinan Infantino di ajang persepakbolaan profesional dan tegas teruji saat kontroversi kartu merah bagi pemain AS pada Piala Dunia 2026..
Presiden Trump sempat menelepon Infantino untuk meminta peninjauan ulang atas kartu merah yang diterima pemain AS, Folarin Balogun, yang akhirnya dibatalkan oleh FIFA.
Infantino itu Poliglot
Infantino dikenal sebagai seorang poliglot yang menguasai banyak bahasa. Ia fasih berbahasa Italia, Prancis, Jerman, Inggris, Spanyol, Portugis, dan Arab. Bahkan menguasai bahasa Indonesia yaitu secara tidak aktif ketika menyapa publik Indonesia dalam kunjungan kerjanya.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.


