Bandung Raya

Forum Film Jawa Barat Apresiasi Rancangan Standar Pelayanan TVRI Jabar, Siap Perkuat Ekosistem Perfilman Daerah

13views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Forum Film Jawa Barat (FFJB) menyatakan dukungan terhadap penyusunan Rancangan Standar Pelayanan TVRI Jawa Barat sebagai upaya memperkuat kualitas layanan publik sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi komunitas perfilman dan industri kreatif di Jawa Barat.

Menurut FFJB, penyusunan standar pelayanan oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pelayanan yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta mampu menjawab tantangan perkembangan media dan transformasi digital.

Dukungan tersebut disampaikan setelah Forum Film Jawa Barat mengikuti forum konsultasi publik dan melakukan kajian terhadap rancangan dokumen Standar Pelayanan yang sedang disusun TVRI Jawa Barat. Organisasi ini menilai proses penyusunan kebijakan yang melibatkan masyarakat merupakan bentuk implementasi prinsip partisipasi publik yang patut diapresiasi.

Ketua Umum Forum Film Jawa Barat, Irwan Zabonk, mengatakan keterbukaan TVRI Jawa Barat dalam mengajak berbagai elemen masyarakat berdialog menunjukkan komitmen lembaga penyiaran publik tersebut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, TVRI memiliki tanggung jawab yang tidak hanya sebatas menyajikan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi lahirnya karya-karya kreatif masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik penyusunan Rancangan Standar Pelayanan ini sebagai fondasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik secara berkelanjutan,” ujar Irwan.

Ia menilai penyusunan standar pelayanan menjadi momentum penting bagi TVRI Jawa Barat untuk semakin mengukuhkan perannya sebagai media publik yang mampu beradaptasi dengan perubahan lanskap media. Di tengah pesatnya perkembangan platform digital dan industri audiovisual, TVRI diharapkan menjadi ruang strategis bagi tumbuhnya karya-karya lokal yang berkualitas, edukatif, dan berakar pada budaya daerah.

Forum Film Jawa Barat juga melihat bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan industri perfilman nasional. Ribuan komunitas film, sineas muda, rumah produksi independen, akademisi, hingga penyelenggaraan berbagai festival film menjadi modal penting untuk membangun ekosistem industri kreatif yang berdaya saing.

Karena itu, FFJB berharap Standar Pelayanan TVRI Jawa Barat nantinya tidak hanya mengatur prosedur administrasi pelayanan, tetapi juga memberikan kepastian mengenai mekanisme kerja sama dengan komunitas film, perguruan tinggi, lembaga kebudayaan, rumah produksi, serta berbagai pelaku ekonomi kreatif.

“TVRI Jawa Barat memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem audiovisual di Jawa Barat. Melalui standar pelayanan yang baik, masyarakat akan memiliki kepastian mengenai mekanisme kerja sama, pemanfaatan fasilitas, penyampaian aspirasi, hingga kesempatan untuk menghadirkan karya-karya lokal di ruang siar publik,” lanjut Irwan.

Selain memberikan dukungan, Forum Film Jawa Barat turut menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk menyempurnakan rancangan standar pelayanan tersebut. Beberapa di antaranya meliputi penyusunan indikator pelayanan yang lebih terukur, digitalisasi layanan agar lebih cepat dan transparan, penguatan evaluasi pelayanan secara berkala, serta pembukaan ruang kolaborasi yang lebih luas bagi komunitas kreatif.

Menurut FFJB, kualitas pelayanan publik tidak cukup hanya diukur dari efisiensi administrasi, tetapi juga dari kemampuan lembaga membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan partisipatif dengan masyarakat. Standar pelayanan yang disusun secara komprehensif diyakini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap TVRI sebagai lembaga penyiaran milik masyarakat.

Forum Film Jawa Barat juga meyakini sinergi antara TVRI Jawa Barat dengan ekosistem perfilman akan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penguatan industri kreatif daerah, pelestarian budaya lokal, peningkatan literasi media masyarakat, pembinaan talenta muda, hingga perluasan akses publik terhadap tayangan yang berkualitas.

Sebagai organisasi yang menghimpun komunitas film, sineas, akademisi, dan pelaku industri kreatif di Jawa Barat, FFJB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program TVRI Jawa Barat yang berorientasi pada pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia kreatif, serta promosi karya-karya lokal.

Melalui semangat kolaborasi tersebut, Forum Film Jawa Barat berharap Rancangan Standar Pelayanan TVRI Jawa Barat segera disahkan menjadi pedoman pelayanan publik yang modern, inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, TVRI Jawa Barat diharapkan semakin optimal menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem perfilman dan industri kreatif di Jawa Barat.(ask/oji)***

Leave a Response