Uncategorized

FK Unisba Perkuat Kompetensi Kepala PAUD di Cangkuang untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

6views

KABUPATEN BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, FK Unisba menggelar Sosialisasi dan Pendampingan Tumbuh Kembang Kesehatan Fisik dan Mental Anak bagi para kepala PAUD di Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Hibah Internal Unisba tersebut dilaksanakan pada Minggu (28/6) di Aula RM Riung Panyaungan, Kabupaten Bandung. Program ini menjadi salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus meningkatkan kapasitas pengelola pendidikan anak usia dini.

Ketua tim PkM, Dr. Dicky Santosa, dr., Sp.A., M.M., M.Kes., bersama tim dosen FK Unisba memimpin pelaksanaan kegiatan yang melibatkan berbagai mitra, mulai dari HIMPAUDI Kecamatan Cangkuang, Penilik PAUD, Pengawas Pendidikan, Pemerintah Kecamatan Cangkuang, hingga sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan PAUD melalui peningkatan kompetensi para kepala sekolah sebagai ujung tombak pendidikan anak usia dini.

Program ini disusun berdasarkan hasil survei tim PkM FK Unisba terhadap 37 satuan PAUD di Kecamatan Cangkuang. Meskipun seluruh lembaga tersebut telah aktif menyelenggarakan proses pembelajaran, hasil survei menunjukkan masih perlunya peningkatan pemahaman mengenai tumbuh kembang anak, terutama yang berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental.

Kemampuan melakukan deteksi dini terhadap gangguan perkembangan, mengenali persoalan emosional dan perilaku anak, serta menerapkan strategi pendampingan yang tepat dinilai masih perlu diperkuat agar pelayanan pendidikan menjadi lebih optimal.

Dalam pemaparannya, Dr. Dicky Santosa menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan sebagai langkah awal untuk mendeteksi berbagai potensi gangguan perkembangan sejak usia dini.

Sementara itu, Dr. Lilis Rohaeti, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan materi mengenai tumbuh kembang anak dari perspektif Islam. Menurutnya, perkembangan anak harus dibangun secara menyeluruh dengan memperhatikan keseimbangan aspek fisik, mental, emosional, dan spiritual.

Sebanyak 71 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas kepala PAUD, guru PAUD, serta berbagai unsur yang bergerak di bidang pendidikan dan pembangunan masyarakat.

Turut hadir Penilik Pendidikan Nonformal dan Informal Kecamatan Cangkuang Enang, S.Pd., Pengawas Pendidikan Dasmiati, S.Pd., M.Pd., Kepala Seksi Sosial Budaya Kecamatan Cangkuang Lia Yuliana, S.Sos., M.Si., serta tujuh Bunda Desa dari sejumlah desa di Kecamatan Cangkuang.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan yang kuat terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan anak usia dini melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

Kepala PAUD Didorong Menjadi Agen Edukasi

Melalui program ini, FK Unisba tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai konsep tumbuh kembang anak, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengenali berbagai persoalan kesehatan fisik maupun mental anak sejak dini.

Para kepala PAUD diharapkan mampu menerapkan strategi pendampingan yang tepat di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi agen edukasi kesehatan bagi para orang tua. Mereka juga didorong menjadi penghubung antara keluarga dengan fasilitas pelayanan kesehatan apabila ditemukan indikasi gangguan perkembangan pada anak.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test.

Materi yang diberikan meliputi konsep pertumbuhan dan perkembangan anak, faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang, tahapan perkembangan sesuai usia, pentingnya deteksi dini, hingga peran PAUD dalam mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual anak.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai persoalan yang kerap dihadapi di lingkungan PAUD menjadi bahan diskusi, mulai dari penanganan anak dengan perilaku tertentu, dampak penggunaan gawai pada usia dini, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim PkM FK Unisba akan melakukan pendampingan dan monitoring ke berbagai PAUD di Kecamatan Cangkuang selama Juli hingga Agustus 2026.

Program lanjutan tersebut bertujuan memperkuat implementasi hasil pelatihan, membangun jejaring yang lebih erat antara satuan PAUD dengan layanan kesehatan, serta memperluas manfaat program agar dapat diterapkan di wilayah lain.

Melalui kegiatan ini, FK Unisba berharap tercipta lingkungan PAUD yang semakin sehat, aman, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penguatan kapasitas kepala PAUD diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat kontribusi Unisba dalam pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(askur/nmn)***

Leave a Response