Bandung RayaKampusiana

FEB Unisba Wujudkan Transparansi Keuangan Masjid Lewat Pendampingan PSAK 109

425views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali berperan aktif dalam meningkatkan tata kelola keuangan masjid dengan menggelar Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan Masjid Berdasarkan PSAK 109. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Dekanat Unisba pada Selasa (18/03/2025) ini bertujuan untuk membantu pengurus masjid dalam menyusun laporan keuangan yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel.

Acara ini merupakan hasil sinergi antara FEB Unisba, Program Studi Akuntansi Unisba, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Lebih dari 50 pengurus masjid dari Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung turut serta dalam pelatihan ini.

Ketua Pelaksana, Dr. Helliana S.E., M.Si., Ak., CA., CTT, menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat. “Pengelolaan keuangan yang baik dan transparan sangat penting untuk menjaga kepercayaan jamaah. Kami berharap pelatihan ini dapat mempermudah pengurus masjid dalam menyusun laporan keuangan yang lebih sistematis dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Nunung Nurhayati, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan bahwa transparansi keuangan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan program masjid. “Dengan laporan keuangan yang tersusun rapi dan akuntabel, kita dapat memastikan bahwa dana yang dipercayakan oleh jamaah dikelola sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

Dalam acara ini, peserta mengikuti tiga sesi utama, yaitu “Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat” oleh Dr. Helliana, “Keuangan Masjid yang Transparan dan Profesional: Kunci Kepercayaan Jamaah” oleh Prof. Dr. Nunung Nurhayati, serta “Workshop Praktis: Membuat Laporan Keuangan Masjid dengan Mudah dan Tepat” yang dipandu oleh Dr. Kania Nurcholisah, S.E., M.Si., Ak., CA.

Melalui pelatihan ini, para pengurus masjid tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pendampingan langsung dalam penyusunan laporan keuangan. Harapannya, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi masjid dalam menerapkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional demi kemaslahatan umat.(ask/bnn)

Leave a Response