
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Menyikapi perkembangan dan prestasi cabang olahraga futsal di tanah air, Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Viktor Sianipar menegaskan, tidak ada keraguan. Pasalnya banyak atlet, pelatih dan wasit futsal di tanah air yang memiliki kemampua luar biasa. Ini semua menjadi aset bangsa yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
“Saya lihat asosiasi futsal di Jawa Barat adalah yang paling maju. Programnya berjalan dengan baik. Berbagai level kejuaraan digelar dari mulai SMP dan SMA bahkan katagori putripun dipertandingkan. Ini menjadi fokus kita di FFI untuk kedepannya mengembangkan futsal putri, harapanya bisa selevel dengan putra,” ujar pria kelahiran 3 Maret 1991 ini di GOR Futsal ITB Jatinangor, Minggu (21/12/2025).
Jika berbicara timnas futsal masa depan – lanjut Michael, pastinya tidak bisa tiba-tiba. Untuk membangun talenta dan disiplin perlu waktu dan FFI ingin membangun lebih awal.
“Saya sangat senang ada inisiatif dari asosiasi futsal provinsi Jabar dan dari daerah lainnya termasuk dari kota dan kabupaten yang didukung oleh pemerintah dan swasta. Ini kolaborasi dan sinergi yang luar biasa. Efeknya bisa dilihat saat timnas futsal putra Indonesia merebut medali emas dan perak dikatagori putri di SEA Games Thailand yang baru usai,” tutur alumnus Yonsei University, Korea Selatan dengan gelar di bidang Ilmu Politik dan Hubungan Internasional ini.
Bagi Michael, prestasi di SEA Games merupakan pencapaian prestasi yang merupakan refleksi dari pola pembinaan yang terarah, terpadu dan simultan.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan tim futsal putra dan putri di SEA Games. Saya bangga dengan perjuangan mereka di Thailand termasuk dengan yang di China. Ini adalah timnas yang sangat solid dan kompak. Jadi saya tidak kaget kalau next akan banyak prestasi yang kita raih,” ungkap Ketua Indonesian Youth Diplomacy (IYD) ini.
Michael mengatakan, saat ini cabang olahraga futsal sudah mewabah dan menyasar berbagai kalangan di Indonesia. Meski demikian FFI ingin membangun piramida futsal yng lebih kuat.
“Jadi kalau ada kompetisi di level sekolah, mereka juga bisa melihat ada level tinggi diatasnya, mungkin level mahasiswa kemudian level profesional dan timnas. Ekosistem ini harus utuh. Nah ini fokus kita kedepan supaya lebih berprestasi,” tutur Michael.
Saat ini FFI sedang menyiapkan timnas untuk tampil di Piala Futsal AFC 2026 pada bulan Januari tahun depan. Kejuaran in menjadi edisi ke 18 yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia AFC) untuk tim nasional putra Asia.
Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen ini untuk kedua kalinya setelah pertama kali menjadi penyelenggara turnamen ini pada 2002.
“Saaat ii kami memberi libur kepada teman-teman timnas untuk merayakan natal dan tahun baru. Tapi setelah itu langsung fokus untuk persiapan AFC. Kami berharap usai libur kondisi pemain timnas kembali prima. Kami juga mengharap dukungan penuh dari supporter timnas futsal putra agar mampu mencapai prestasi maksimal di Piala Futsal AFC 2026 ,” ujar Mchael. (den)




