RACHMAT WITOELAR, Penerima DILANS AWARDS 2025 atas Kepemimpinan Seumur Hidup dalam Keadilan Ekologis Inklusif.
RACHMAT WITOELAR, Penerima DILANS AWARDS 2025 atas Kepemimpinan Seumur Hidup dalam Keadilan Ekologis Inklusif.

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS–Penerima DILANS AWARDS 2025 atas Kepemimpinan Seumur Hidup dalam Keadilan Ekologis Inklusif.
Rachmat Witoelar (84) berbagai jabatan penting menduduki jabatan dalam perjalanan negeri ini: Menteri Lingkungan Hidup (2004-2009), Ketua Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI, 2009-2014), dan Presiden COP-13 Bali (2007) yang telah meletakan fondasi penting dalam perundingan perubahan iklim.
Sebagai mantan Menteri Lingkungan Hidup, Ketua DNPI, dan Presiden COP-13, Bapak Rachmat Witoelar adalah figur sentral dalam diplomasi iklim Indonesia. Kepemimpinannya terus berlanjut hingga kini melalui keterlibatannya bersama DILANS Indonesia dalam memajukan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI), keadilan iklim, dan keberlanjutan. Pada usia 84 tahun, beliau tetap dihormati sebagai negarawan dengan visi panjang yang mempengaruhi percakapan nasional maupun global.
Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Farhan Helmy, Presiden DILANS Indonesia, kemarin di Jakarta, mewakili Komite Penilai.
> “Diberikan kepada Bapak Rachmat Witoelar atas dedikasi seumur hidup dalam mengawal perlindungan lingkungan, diplomasi iklim, dan pembangunan berkelanjutan yang inklusif. Sebagai mantan Menteri Lingkungan Hidup, Ketua DNPI, dan Presiden COP-13, kepemimpinan beliau telah membentuk agenda iklim nasional dan global. Keterlibatan beliau yang terus berlanjut dengan DILANS Indonesia menunjukkan komitmen mendalam terhadap GEDSI, keadilan iklim, dan keberlanjutan ekologis.”, ujar Farhan.
Penganugrahan DILANS Awards 2025 ini mewakili kekayaan gerakan inklusif Indonesia, lintas generasi, sektor, dan disiplin. Kepemimpinan, kreativitas, dan keberanian mereka menghidupkan misi DILANS Indonesia:
“membangun masa depan di mana inklusi, keadilan ekologis, dan keberlanjutan tidak dapat dipisahkan satu sama yang lain, ” katanya. **(Release/BNN)



