
JAKARTA, BANDUNGPOS ID.
Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, menghadiri pertemuan strategis antara Dewan Pengurus Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia (APKASI) dengan Delegasi China di The Pearl Chinese Restaurant JW Marriot Kuningan Jakarta, Minggu (5/10). Pertemuan ini membahas peluang kerjasama investasi di berbagai sektor, seperti perkebunan, pertanian, industrialisasi kopi, energi terbarukan, dan hal-hal strategis lainnya.
Kang DS menyebut Kabupaten Bandung memiliki sumber daya alam yang luar biasa, termasuk perkebunan teh, kopi, kakao, dan rempah-rempah yang biasa diekspor ke Eropa. Selain itu, Kabupaten Bandung juga merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Barat dengan tingkat kunjungan mencapai 7 juta wisatawan per tahun. Oleh karena itu, pihaknya membuka peluang investasi di bidang pariwisata dengan membangun infrastruktur transportasi ke wilayah obyek wisata seperti Ciwidey.
Kang DS berharap bisa diaktifkannya kembali jalur rel kereta api ke Ciwidey yang melintasi wilayah Pacira atau dengan dibuatkan kereta gantung. Selain itu, pihaknya juga ingin membuat jalan tol dari Soreang ke Pacira sampai Cidaun untuk pengembangan pariwisata di Bandung selatan, yang memerlukan investasi Rp2 triliun.
Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menyatakan pertemuan ini membuka babak baru kemitraan strategis untuk pembangunan daerah. Zarnubi menegaskan komitmen 416 kabupaten untuk menjajaki kerja sama di bidang Sains dan Teknologi, Pertanian dan Perkebunan, Peningkatan SDM, Investasi Irigasi, dan Pengelolaan Sampah.
Pertemuan bersejarah ini dihadiri oleh sejumlah bupati yang menjadi motor penggerak pembangunan di daerahnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat dari pemerintah daerah terhadap inisiatif kerja sama ini dan mencerminkan harapan besar untuk kemajuan di tingkat lokal. (ID/BNN)





