Parlemen

Budiwanto: ‘Proyek WTE Jalupang Sejalan Upaya Dunia Capai Net Zero Emission 2060

Budiwanto: 'Proyek WTE Jalupang Sejalan Upaya Dunia Capai Net Zero Emission 2060

234views

 

KARAWANG, BANDUNGPOS – Rencana menjadikan TPAS Jalupang sebagai lokasi proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy/WTE), dinilai sebagai langkah strategi yang sejalan dengan arah kebijakan energi nasional dan komitmen global dalam menurunkan emisi karbon.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Budiwanto, S.Si., MM, menilai proyek tersebut tidak hanya akan membantu menyelesaikan permasalahan sampah, tetapi juga mendorong terciptanya energi baru terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.

Menurutnya, Indonesia sebagai bagian dari komunitas internasional telah menandatangani Perjanjian Paris yang mengikat negara-negara di dunia untuk berpartisipasi aktif dalam mengurangi penggunaan energi fosil yang menyebabkan meningkatnya emisi karbon di udara.

“Kesepakatan internasional itu menegaskan bahwa semua negara, termasuk Indonesia, wajib mengambil langkah-langkah konkret dalam menekan aktivasi karbon di atmosfer yang memicu kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim global,” kata Budiwanto yang juga anggota Komisi II.

Dijelaskannya, pemerintah Indonesia telah menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, sebagaimana tertuang dalam dokumen Nationally Ditentukan Kontribusi (NDC) dan kebijakan energi nasional.

Oleh karena itu, langkah Kabupaten Karawang untuk menerima proyek strategis nasional pengolahan menjadi energi listrik ini dinilai sangat tepat.

“Program ini bukan sekedar pengelolaan sampah. Ini adalah bagian dari transformasi energi menuju masa depan yang lebih bersih. Dengan memanfaatkan teknologi konversi sampah menjadi energi listrik, daerah tidak hanya mendapatkan solusi terhadap penyimpanan sampah, tetapi juga menciptakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan,” ucap anggota Panitia Khusus (Pansus) Rencana Umum Energi Daerah (RUED),

Lebih lanjut, disebutkan proyek itu dapat memberikan nilai ekonomi bagi daerah. Selain menghasilkan energi, proyek WTE juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menciptakan lapangan kerja baru, dan menarik investasi di bidang energi bersih.

“Jadi manfaatnya berlapis lapis, lingkungan menjadi lebih bersih, ekonomi daerah meningkat, dan masyarakat mendapat manfaat langsung,” tambahnya.

Budiwanto menegaskan bahwa upaya Karawang energi terbarukan sejalan dengan semangat pemerintah menuju provinsi Jawa Barat dalam mempercepat transisi energi.

“Melalui RUED, ​​kami di DPRD terus mendorong agar kebijakan energi di Jawa Barat mengarah pada diversifikasi sumber daya, termasuk pemanfaatan energi baru terbarukan seperti biomassa, biogas, hingga pengolahan sampah menjadi listrik,” tandasnya.

Ia berharap, proyek Waste to Energy di Jalupang dapat terwujud dan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Jawa Barat.

“Inilah bentuk nyata kontribusi daerah terhadap cita-cita dunia menuju Zero Net Emission. Jawa Barat, termasuk Karawang, punya potensi besar untuk menjadi pelopor energi hijau di tingkat nasional,” tutupnya.(adem/BNN)

Leave a Response