Ana-anakNasional

BMKG Umumkan Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Puncak Terjadi Pukul 18.03 WIB

84views

JAKARTA, Bandungpos Id.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Peristiwa astronomi ini menjadi salah satu yang paling dinanti tahun ini karena dapat diamati langsung dari berbagai wilayah Tanah Air. BMKG pun mengimbau masyarakat untuk mencatat waktu puncak gerhana agar tidak melewatkan momen langka tersebut.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi akibat posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang berada dalam satu garis lurus saat fase bulan purnama. Dalam Gerhana Bulan Total, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi; sehingga tampak berwarna kemerahan ketika mencapai puncaknya.

Secara keseluruhan, durasi gerhana akan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik, sejak fase awal hingga berakhir. Fase parsialitas terjadi selama 3 jam 27 menit 47 detik; sedangkan fase totalitas—ketika Bulan sepenuhnya berada di dalam bayangan umbra Bumi—akan berlangsung selama 59 menit 27 detik. Inilah momen paling dinanti para pengamat langit.

Perubahan warna Bulan menjadi merah terjadi akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek seperti biru akan tersebar; sementara cahaya merah dengan panjang gelombang lebih panjang tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan. Jika kondisi langit cerah, fenomena ini dapat disaksikan tanpa alat bantu khusus.

Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menyampaikan bahwa Gerhana Bulan Total akan dimulai pukul 18.03.56 WIB. Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT. Wilayah Indonesia Timur memiliki visibilitas lebih baik karena dapat mengamati fase awal sejak Bulan terbit; sementara wilayah Barat akan melihat gerhana saat sudah memasuki fase puncak.

BMKG menambahkan, fenomena ini akan berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB ketika Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi. Tahun 2026 diprediksi terjadi empat kali gerhana; namun hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret yang dapat diamati dari Indonesia. Gerhana ini merupakan anggota ke-27 dari 71 anggota dalam seri Saros 133, yang sebelumnya terjadi pada 21 Februari 2008 dan akan kembali berulang pada 13 Maret 2044. Masyarakat diimbau memilih lokasi minim polusi cahaya dan memantau informasi cuaca resmi sebelum melakukan pengamatan. (Ask/Id)***

Leave a Response