Olahraga

Batricia Zafirah Mulyana, Pesilat Usia Dini dengan Prestasi Mumpuni

64views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Batricia Zafirah Mulyana yang kini duduk di kelas IV SD Melong Mandiri IV Cimahi, sejak usia 8 tahun sudah mulai mengenal pencak silat, khususnya di katagori Seni.

Batricia yang biasa dipanggil Vera mengatakan, awalnya diajak teman. Tapi kemudian jadi tertarik dan rajin berlatih. Akhirnya prestasi demi prestasipun diraih anak bungsu dari 5 bersaudara pasangan Yana Mulyana dan Widaningsih ini.

Batricia yang lahir di Bandung pada 27 Oktober 2013, pertamakali tampil di Bojongsoang Open tahun 2021 katagori  Seni ditingkat Pemula Pemasalan. Di event ini Batricia mendapat medali perak. Selanjutnya tahun 2022 tampil di Kejuaraan Pencak Silat yang digelar oleh Dispora Kabupaten Bandung.

Di kejuaraan tersebut Batricia masuk “5 Besar Terbaik” . Masih ditahun 2022, Batricia tampil di Kejuaraan IPSI Cup I Kota Cimahi tingkat pemula dan memperoleh medali emas. Ini adalah emas pertama yang diperoleh Batricia di kejuaraan pencak silat yang diikutinya.

Masih ditingkat pemula, kejuaraan keempat yang diikuti Batricia adalah Kejuaraan Pencak Silat Gelar Pusaka Pusat Championship yang digelar di Pasar Modern Batununggal Bandung. Dikejuaraan ini lagi-lagi Batricia memperoleh medali emas. Kemudian Batricia tampil di Bekasi Challenge tingkat pemula semi prestasi dan meraih prestasi runner up atau berkalungkan medali perak.

Kemudian prestasi selanjutnya  yang digenggam Batricia adalah di Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad di Dikjas Cimahi tahun 2024. Di kejuaaan ini Batricia menyabet medali emas. Dan terakhir di kejuaraan Pakubumi Open XII  ditingkat prestasi usia SD, Batricia kembali memperoleh medali emas.

“Pihak sekolah memberi suport. Bahkan didukung penuh untuk ikut O2SN perwakilan tingkat SD di Kota Cimahi. Event ini diselenggarakan oleh Disdik Kota Cimahi dan Bapopsi yang menurut rencana akan digelar pada Mei mendatang,” ujar pelatih kepala katagori Seni Muhamad Rafli Apria Nugraha yang mendampingi Batricia saat diwawancara.

Selama ini batricia berlatih di paguron pencak silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul (GPSMT) Marga Asih Kabupaten Bandung. Menurut Rafli, dalam seminggu program berlatih untuk usia dini berlangsung 4 hari dengan durasi waktu berlatih 1,5 sampai 2 jam khusus untuk katagori Seni.

“Pesan saya kepada anak didik, terutama Batricia, supaya lebih disiplin, menjaga pola makan dan istirahat. Ini yang paling penting untuk performa atlet. Juga disiplin sekolahnya, disiplin ngajinya dan disiplin latihannya, ini semua menunjang untuk prestasi atlet,” ujar Rafli.

Menurut Rafli, untuk porsi berlatih anak SD mencakup berlatih fisik ringan kemudian banyak berlatih teknik dan mental bertanding. Yang tak kalah pentingnya menurut Rafli adalah niat dan nurut. Nurut ke orangtua, ke pelatih dan guru di sekolah. Semua ini menurut Rafli adalah modal utama untuk menjadi atlet. (den)

 

 

 

 

 

Leave a Response