OLAH RAGA

Atlet Berprestasi NPCI Bakal Ditebar Bonus Pemkot Bandung

34views

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tingkat Kota Bandung berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa 6 Oktober 2026. Momentum tersebut turut menjadi ajang untuk memperkuat komitmen insan olahraga Kota Bandung menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.

Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bandung Yadi Sofyan menegaskan pihaknya membidik prestasi maksimal pada Peparda 2026. Target yang diusung NPCI Kota Bandung adalah mempertahankan semangat kompetitif sekaligus berupaya meraih posisi juara umum.

Yadi menilai komitmen Pemerintah Kota Bandung terhadap pembinaan olahraga, khususnya olahraga disabilitas, menjadi tambahan motivasi bagi para atlet. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan adanya perhatian serius terhadap perjuangan atlet NPCI Kota Bandung dalam menghadapi Peparda.

“Maknanya kita semakin jelas sekarang bahwa komitmen Wali Kota itu bagus untuk NPCI Kota Bandung. Saya sampaikan juga di sini bahwa kita NPCI Kota Bandung siap untuk memberikan yang terbaik, prestasi yang terbaik untuk Kota Bandung,” ujar Yadi Sofyan.

Ia mengatakan, hingga saat ini tidak terdapat kendala yang dianggap dapat mengganggu persiapan kontingen NPCI Kota Bandung. Menurut Yadi, seluruh unsur yang terlibat harus tetap menjaga semangat dan fokus terhadap target prestasi meskipun terdapat berbagai tantangan dalam proses persiapan.

“Untuk saat ini enggak. Apa pun kendalanya tetap kita harus semangat menjadi juara umum,” katanya.

Yadi juga menilai pernyataan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengenai pemberian bonus bagi atlet berprestasi dapat menjadi motivasi tambahan. Hal tersebut, kata dia, akan disampaikan kepada para atlet agar mereka semakin terpacu memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti Peparda 2026.

“Apalagi tadi Pak Wali bilang, beliau nanya Pak Kadis, ‘Siap memberikan bonus yang terbaik?’ Siap! Nah, itu mungkin jadi motivasi bagi kami untuk disampaikan ke atlet bahwa nanti akan diberikan bonus yang terbaik dari Kota Bandung apabila ada atlet yang berprestasi,” ungkapnya.

Memasuki waktu persiapan yang semakin terbatas, NPCI Kota Bandung akan mengintensifkan program latihan para atlet. Yadi meminta seluruh atlet memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan meningkatkan keseriusan, kedisiplinan, serta menjaga kondisi fisik dan mental sebelum turun dalam pertandingan.

“Kita tetap akan mengintensifkan latihan. Kita di sisa waktu yang sempit ini akan motivasi atlet untuk bersungguh-sungguh berlatih dalam kondisi apa pun,” tuturnya.

Yadi juga meminta para atlet tidak terlalu memikirkan berbagai keterbatasan yang mungkin muncul selama persiapan. Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir positif dengan mengarahkan fokus kepada target pertandingan dan peluang untuk meraih prestasi bagi Kota Bandung.

“Saya tanamkan ke atlet, lihatlah ke depan. Karena Peparda itu bukan akhir dari prestasi mereka. Ini adalah awal untuk mereka menuju ke Peparnas, ke ASEAN Para Games, ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Menurut Yadi, pengalaman bertanding di Peparda harus menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang atlet disabilitas Kota Bandung. Karena itu, ia meminta para atlet menjadikan setiap tantangan sebagai bagian dari proses menuju level kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Jadi kendala-kendala pun yang sekecil apa pun, sebesar apa pun harus kita hadapi, bahwa atlet itu harus siap tempur,” tegas Yadi Sofyan.

Dengan waktu persiapan yang semakin dekat menuju Peparda 2026, NPCI Kota Bandung bertekad menjaga konsistensi latihan dan motivasi seluruh atlet. Target juara umum pun diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja keras atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan Pemerintah Kota Bandung. (den)

Leave a Response