OLAH RAGA

Bupati Bandung Harap Rencana Klub Basket Hangtuah Buka Homebase di Si Jalak Harupat Sesuai Mekanisme

46views

KAB BANDUNG, Bandungpos.id – Salah satu klub basket terbesar di Indonesia yang juga peserta Indonesian Basketball League (IBL), Hangtuah Jakarta, berencana membuka homebase baru di Kabupaten Bandung.

Sementara Pemerintah Kabupaten Bandung menyambut terbuka rencana PT Hangtuah Mahardika Sportive untuk menjadikan kawasan Jalak Harupat sebagai homebase klub basket mereka.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan, Pemkab Bandung membuka peluang kerja sama pengelolaan aset daerah tersebut selama dijalankan sesuai dengan mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat menerima audiensi jajaran manajemen PT Hangtuah Mahardika Sportive di Kantor Bupati Bandung, Soreang, Kamis (1/10/2026).

Dadang—yang akrab disapa KDS—menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada pihak ketiga yang mengikat kerja sama pengelolaan kawasan Jalak Harupat. Hal ini menjadi peluang besar bagi kedua belah pihak untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan (win-win solution).

“Si Jalak Harupat belum ada pihak ketiga yang mengelola. Yang penting kita belum ada ikatan dengan siapa pun. Jadi silakan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” kata KDS.

Lebih lanjut, KDS menuturkan bahwa Kompleks Jalak Harupat memiliki sarana dan prasarana olahraga yang sangat lengkap, mulai dari lapangan basket, kolam renang, lapangan bulu tangkis, tenis lapangan, hingga tenis meja. Kehadiran investor atau pihak ketiga diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi aset sekaligus menekan biaya pemeliharaan.

“Kami jujur berat di pemeliharaan. Karena itu, kami ingin memaksimalkan barang milik daerah sebagai penambahan pendapatan. Prinsipnya Pemda dan PT Hangtuah Mahardika Sportive sama-sama harus untung,” tegasnya.

Selain sektor bola basket, KDS mengungkapkan bahwa stadion utama Jalak Harupat juga sedang dijajaki untuk menjadi venue pertandingan sepak bola Liga 3. Terkait hal tersebut, pihak Pemkab Bandung telah menjalin komunikasi langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.

“Kemarin setelah dengan Pak Erick Thohir sudah bicara, Si Jalak Harupat lapangan sepak bolanya mungkin nanti dipakai Liga 3 dulu. Kalau Liga 3 kan nilainya lumayan,” ujar KDS.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menambahkan bahwa Dispora siap menindaklanjuti rencana penggunaan fasilitas indoor Jalak Harupat untuk berbagai agenda, termasuk ajang uji coba voli antarmaster.

Dicky memastikan seluruh mekanisme kerja sama pengelolaan aset daerah akan mengacu pada regulasi yang berlaku, di mana seluruh pendapatan dari hasil kemitraan akan langsung disetorkan ke kas daerah.

“Insyaallah dengan pemanfaatan yang bisa dilaksanakan di Kabupaten Bandung, ini bisa memberikan multiplier effect kepada sport tourism dan sport industry yang bisa kita kembangkan,” pungkas Dicky.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Bandung optimistis kawasan Jalak Harupat dapat dikelola secara lebih profesional, berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta memperkuat ekosistem dan industri olahraga di Kabupaten Bandung.

Dalam audiensi tersebut dihadiri langsung CEO PT Hangtuah Kurniawan Santoso bersama Ketua Umum PERBASI Kabupaten Bandung, H. Saeful Bachri, dan jajaran.

“Saat audiensi bersama Bupati Bandung, kami membahas proses penjajakan untuk homebase Hangtuah di Kabupaten Bandung pada periode liga tahun depan. Selain pengembangan basket di Bandung Raya, kami melihat potensi luar biasa dari bakat adik-adik di sini yang cukup bagus di Porprov, Porda, maupun liga sekolah,” ujar Kurniawan Santoso, kepada awak media usai audiensi.

Selain potensi pemain dan pelatih yang banyak berasal dari Bandung, sarana olahraga di Kabupaten Bandung menjadi daya tarik utama. Kurniawan memuji fasilitas di kawasan Stadion Si Jalak Harupat yang siap menyokong kebutuhan tim.

“Fasilitas di Jalak Harupat sudah bagus banget dan ini sebenarnya akan menjadi arena basket terbesar di IBL dibanding kota-kota lainnya,” tambah Kurniawan. Dengan hadirnya Hangtuah, Kabupaten Bandung bersiap bergabung dengan kota-kota penyelenggara IBL lainnya seperti Jakarta, Surabaya, Solo, Medan, hingga Bogor.(Ads)

Leave a Response