Anak Bunda Istimewa: Berjuang Dengan Kesabaran dan Ketekunan
Anak Bunda Istimewa: Berjuang Dengan Kesabaran dan Ketekunan

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS–Tidak berlebihan jika Dilans Indonesia berasumsi bahwa Komunitas Anak Bunda Istimewa (ABI) adalah diantara organisasi penyandang disabilitas diapresiasi karena konsistensinya dalam memperjuangkan kepentingan warga Cerebral Palsy (CP).
Demikian diungkapkan President Dilans Indonesia, Farhan Helmy kepada awak media di kantornya, pagi ini.
Warga CP ini di dunia menurut Farhan, diperkirakan lebih dari 17 juta, dengan klasifikasi ringan hingga berat, lebih dari 850 ribu diantara berada di Indonesia, atau lebih dari 5%.(BPS, 2018). Jumlah yang signifikan, angka prevalensi anak usia 24-59 bulan sekitar 0,09 %, 9 kasus per 1000 kelahiran hidup.
“Kondisi CP mempengaruhi gerakan dan koordinasi tubuh. Secara medis kondisi ini disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal, yang dapat terjadi selama kehamilan, saat persalinan, atau setelah lahir, ” kata Farhan.
Fisiotetapi, terapi okupasi, terapi bicara, obat-obatan dan alat bantu, diantara cara memaksimalkan pemeliharaan dan kualitas hidup dalam menjalani keseharian. Walaupun penanganannya masuk dalam 144 jenis yang ditanggung BPJS, namun belum sepenuhnya memenuhi pelayanan optimal yang dibutuhkan. Tidak sedikit biaya yang dibutuhkan untuk menutup kekurangannya.
Diantara anak dan keluarganya banyak yang terlibat dalam setiap kegiatan DILANS Indonesia. Berpartisipasi aktif dan tanpa lelah berbagi informasi dan pengetahuan, bersama mencari jalan untuk mengatasi keadaan yang menghadang.
Walaupun belum masif kami juga merasa bangga karena selalu dilibatkan ABI untuk menjadi bagian dari ikhtiarnya, termasuk menyalurkan talenta muda yang dimiliki. Harapannya dengan segala keterbatasan akan sedikit memiliki kemandirian, setidaknya mencerahkan dalam menjalani kehidupannya.
Perayaan Milad ke-5 tahun ini adalah wujud konsistensi dalam berbagi dan membangun empati. Dukungan keluarga anggotanya yang luar biasa dan penuh keikhlasan adalah modalitas yang tida bisa dikesampingkan. Selamat untuk Teh Rika Yulianti, jajaran pengurus ABI, serta para anggotanya. Salam sehat, kuat, semangat, dan berdaya. **( FH/BNN)





