Olahraga

AFP Jabar Gelar Kongres Biasa

352views

Bandung, BANDUNGPOS.iD – Dua keputusan krusial dihasilkan pada Kongres Biasa AFP Jawa Barat, Minggu (28/7/2024) di Aula Asprov PSSI Jabar Jalan Lodaya Kota Bandung. Dua keputusan itu yakni Lima  dinormalisasi dan dua dalam status Adhoc, yaitu  Asosiasi Futsal Kota Bogor dan Kab. Pangandaran.

Dengan demikian hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat (AFP) usai Kongres. Dua keputusan yang telah disepakati dalam Kongres Biasa itu semata-semata sebagai bentuk kewajiban terhadap AFK Kota/Kabupaten dari sisi keorganisasian.

Hadir dalam kongres tersebut  Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat, Prof Drs Tommy Apriantno dan seluruh voters. Sementara Kepala Biro Organisasi sekaligus Ketua Pelaksana Kongres Biasa AFP Jawa Barat, Abdul Hakim,  menyampaikan berbagai hal terkait tatanan organisasi.

Khusus untuk 2 anggota Kota Bogor dan Kab. Pangandaran yang bertatus Adhoc selanjutnya akan diambil alih oleh Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat.

“Kami sampaikan lagi kepada beberapa kabupaten/kota, bahwa tahun ini kami serius membenahi secara keorganisasian. Ada lima yang dinormalisasi dan mereka yang status Adhoc akan kami ambil alih sebagai akibat dari tidak menjalankan kewajibannya sesuai statuta, yaitu tidak melaksanakan kongres dan tidak menjalankan roda organisasinya,” ujar Abdul Hakim..

Sebanyak  37 pemegang hak suara/ voters yang meliputi, 21 AFK Kota/Kabupaten, 8 klub anggota Seri A Putra, 8 klub Seri A Putri mengikuti Kongres Biasa AFP Jawa Barat.

Selain mencanangkan berbagai program sepanjang tahun 2024, kongres itu pun menitik beratkan kepada tatanan organisasi yang mendorong asosiasi yang ada di daerah lebih singkron dengan Askot/Askab PSSI-nya.

” Kongres Biasa Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat yang kita laksanakan menetapkan dan memutuskan beberapa kewajiban organisasi selain program kerja dan laporan kerja. Namun pada kesempatan itu pula, kami juga menitikberatkan tatanan organisasi di Kabupaten/Kota agar ada sinkronisasi antara asosiasi di daerah dengan PSSI Kab/Kota atau Askab/Askot,” ungkap Abdul Hakim.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal AFP Jawa Barat Iwan Jati memastikan bahwa AFK yang dinormalisasi dan status Adhoc berkali-kali sudah diingatkan secara tertulis.

“Mereka sudah kami kirim surat dan kami ingatkan berulang kali, tapi mereka tidak menjalankannya dan menganggap itu hal yang biasa, padahal kondisinya jadi yang luar biasa, untuk itu putusan dalam Kongres Biasa itu sudah menjadi bagian dari kewajiban kami,” ujar Iwan Jati. (den)

 

 

Leave a Response