Kabupaten/Kota

Respon Cepat Transformasi Digital Global, YKI Gandeng Telkom Gelar Pelatihan Kecerdasan AI bagi Anak Muda

40views

Respon Cepat Transformasi Digital Global, YKI Gandeng Telkom Gelar Pelatihan Kecerdasan AI bagi Anak Muda

BANDUNG, BandungPos.id —  Dalam upaya merespons cepat transformasi digital global, Yayasan Askara Indonesia (YKI) menggandeng Telkom Indonesia meluncurkan program “TerAimpil Camp”.  Program ini merupakan inisiatif pelatihan Kecerdasan Artifisial (AI) intensif yang ditujukan khusus bagi
anak muda di kota-kota penyangga Jawa Barat, dengan mengusung tema besar “Berdaya Saing di Era AI”.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas realita lapangan di mana 7,4 juta orang di Indonesia belum terserap pasar kerja akibat tingginya kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri.

Ancaman daya saing nasiomal

Urgensi ini semakin diperkuat oleh ancaman daya saing nasional, di mana peringkat IMD World Talent Ranking Indonesia diproyeksikan akan turun tajam dari peringkat 27
pada tahun 2024 menjadi peringkat 48 dari 70 ekonomi pada tahun 2026.

Di sisi lain, disrupsi AI diperkirakan akan mengubah 39% keterampilan inti pekerjaan hingga tahun 2030, dan saat ini 63% pemberi kerja telah mengeluhkan adanya kesenjangan keterampilan tersebut. Sayangnya, akses pelatihan AI, kehadiran mentor ahli, serta jejaring industri masih terpusat di kota-kota metropolitan. Kondisi ini menyebabkan anak muda di kota penyangga memiliki potensi besar namun tertinggal karena minimnya akses yang setara untuk membangun portofolio digital mereka.

Menjawab akar masalah tersebut, kehadiran Telkom Indonesia sebagai mitra strategis bersama Yayasan Askara Indonesia bertujuan untuk memperluas akses upskilling dan reskilling, serta
membangun ekosistem kolaborasi yang kuat antara industri dan talenta daerah.

Program TerAimpil Camp dirancang untuk mengubah mahasiswa dari “bakat mentah” menjadi talenta yang siap memanfaatkan AI secara optimal, etis, dan mampu menciptakan nilai ekonomi baru.

Keterlibatan Telkom Indonesia dalam inisiatif ini sangat sejalan dengan visi keberlanjutan perusahaan dalam mencetak talenta digital Indonesia. Sebelumnya, Telkom telah secara konsisten mewujudkan komitmen tersebut melalui berbagai program unggulan, seperti Telkom DigiUp yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi digital generasi muda, serta program Innovillage, sebuah kompetisi socioproject yang mendorong mahasiswa menciptakan
solusi digital bagi masyarakat.

Langkah ini juga selaras dengan visi Indonesia
Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) milik Telkom yang terus menggenjot
ekosistem dan hub talenta digital nasional.

Lebih dari itu, dukungan terhadap TerAimpil Camp sejalan dengan misi terbaru Telkom dalam memperkuat kapabilitas AI di dalam negeri.

Pada pertengahan tahun 2026 ini, Telkom baru saja
meluncurkan AIcosystem, sebuah langkah masif untuk memperkuat ekosistem Kecerdasan Buatan yang terintegrasi dan bersifat lokal di Indonesia.

Melalui keterlibatan di TerAimpil Camp, Telkom berupaya memastikan bahwa ekosistem AI tersebut tidak hanya dinikmati oleh industri
besar di pusat, tetapi juga dipahami, dikuasai, dan dikembangkan oleh anak-anak muda.

Jangkau lima titik simpul wilayah di Jawa Barat

Program TerAimpil Camp sendiri menargetkan total dampak kepada 250 mahasiswa aktif (D3/D4/S1) dari berbagai lintas jurusan. Pelaksanaan program akan menjangkau lima titik simpul wilayah di Jawa Barat, dan yang pertama berlangsung di Bandung.
Pelatihan ini menggunakan arsitektur program Hybrid Integratif yang komprehensif, meliputi:
● Fase 1: Bootcamp Luring selama 2 hari untuk pengenalan alat AI dan praktik langsung.
● Fase 2: Demo Day dan seminar sebagai forum terakhir dari rangkaian acara.

Selama program berlangsung, peserta akan dibekali kurikulum aplikatif yang berlandaskan pada fondasi Responsible AI, guna memastikan penggunaan teknologi yang jujur, aman, dan
beretika. Kurikulum tersebut mencakup pemanfaatan AI untuk kebutuhan Akademik, AI untuk Digital Kreatif (pembuatan konten visual, teks, video), serta AI untuk Kewirausahaan (ideasi
usaha dan otomasi pemasaran). Para lulusan program ini ditargetkan mampu menghasilkan karya nyata berupa draf riset, paket konten media sosial, hingga kanvas ide usaha dan landing page berbantuan AI.

Melalui sinergi antara misi pemerataan teknologi dari Yayasan Askara Indonesia dan komitmen nyata dari ekosistem digital Telkom Indonesia, diharapkan inisiatif ini dapat mendorong pemerataan talenta digital di luar kota besar dan memastikan generasi muda siap menjadi motor penggerak inovasi menuju Indonesia Emas 2045.(bg)

Leave a Response