Bandung Raya

Unisba Kukuhkan Budaya Mutu Berkelanjutan, SPMI Awareness 2026 Jadi Momentum Penguatan Kualitas Akademik

15views

METRO BANDUNG, bandungpos.id  – Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperkuat transformasi kualitas pendidikan melalui pengembangan budaya mutu yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan SPMI Awareness 2026 yang digelar Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unisba di Auditorium Gedung Dekanat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi universitas untuk memperkokoh implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa mutu merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika.

Melalui SPMI Awareness 2026, Unisba ingin membangun pemahaman bahwa budaya mutu tidak cukup diwujudkan melalui penyusunan dokumen ataupun pemenuhan standar akreditasi. Sebaliknya, mutu harus menjadi nilai yang hidup dalam setiap aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola organisasi.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa sistem penjaminan mutu hanya akan memberikan dampak nyata apabila dijalankan secara konsisten sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.

Menurutnya, perjalanan penerapan SPMI di Unisba telah berlangsung sejak Badan Penjaminan Mutu dibentuk pada 2008. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai upaya perbaikan berkelanjutan telah menghasilkan peningkatan kualitas institusi, termasuk bertambahnya program studi yang meraih akreditasi Unggul serta berbagai pengakuan terhadap tata kelola mutu universitas.

“Budaya mutu bukan pekerjaan satu unit saja, melainkan tanggung jawab seluruh sivitas akademika. Ketika semua unsur memiliki komitmen yang sama menjalankan sistem penjaminan mutu, pengakuan dari pihak eksternal akan datang sebagai konsekuensi dari kualitas yang dibangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, Unisba terus mengembangkan prinsip continuous quality improvement agar setiap proses akademik maupun layanan pendidikan senantiasa dievaluasi dan disempurnakan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga daya saing institusi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Penguatan Budaya Mutu di Unisba

Ketua Badan Penjaminan Mutu Unisba, Dr. Rini Lestari, S.E., M.Si., Ak., CA., menjelaskan bahwa SPMI Awareness merupakan salah satu program strategis BPM setelah melakukan berbagai studi banding dan benchmarking ke sejumlah perguruan tinggi yang telah berhasil mengembangkan sistem penjaminan mutu.

Ia mengungkapkan bahwa penguatan budaya mutu di Unisba telah dilakukan secara konsisten sejak 2016. Berbagai program tersebut memberikan hasil positif, antara lain meningkatnya jumlah program studi berakreditasi Unggul, diperolehnya sertifikasi ISO pada sejumlah fakultas dan program studi, meningkatnya capaian Unisba dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings, hingga diraihnya akreditasi internasional oleh beberapa program studi.

Menurut Rini, tujuan utama penyelenggaraan SPMI Awareness adalah membangun pola pikir bahwa mutu merupakan budaya organisasi yang harus tumbuh dari kesadaran seluruh warga kampus.

“Mutu tidak boleh dipahami hanya sebagai tuntutan administrasi ataupun akreditasi. Yang lebih penting adalah bagaimana kesadaran tersebut berkembang menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas di lingkungan Unisba,” katanya.

Mengangkat tema “Sinergi Wujudkan Mutu: Mengubah Kesadaran menjadi Kebiasaan”, kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), ketua program studi, serta berbagai unit kerja di lingkungan Unisba.

Sebagai pembicara utama, Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr., Koordinator Bidang Penjaminan Mutu Internal dan Akreditasi Nasional pada Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) Universitas Gadjah Mada, memaparkan perkembangan kebijakan nasional mengenai penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Ia juga menjelaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner dalam membangun budaya mutu melalui implementasi SPMI, sekaligus menguraikan penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai mekanisme utama untuk memastikan peningkatan mutu berlangsung secara berkesinambungan pada tingkat UPPS maupun program studi.

Melalui penyelenggaraan SPMI Awareness 2026, Unisba berharap budaya mutu semakin mengakar di seluruh unit kerja. Dengan demikian, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal tidak hanya memperkuat tata kelola universitas, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan, reputasi institusi, serta daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

(ask)***

Leave a Response