
Oleh: Ridhazia
KEWMENANGAN dramatis Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 masih menyisakan kontroversi. Tapi tidak bagi Mohammed Salah.
Ekspresi pebola muslim setelah kekalahan dramatis justru sangat bijak dan menjadi penenang bagi rekan setimnya di tengah skuad Mesir yang meradang dan marah.
Mantan pemain Liverpool itu memilih mengambil sikap dewasa dan menepis emosi negatif. Ia mengumpulkan seluruh pemain dan meminta rekan-rekannya dengan lapang dada menerima hasil tersebut.
Dan, menyatakan kalah kekalahan ini adalah ketetapan dan kehendak Allah. Apalagi skuadnya bisa memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir yang membanggakan seluruh bangsa Mesir. Seraya memotivasi bahwa teman-temannya untuk menjadikan momen tersebut sebagai pelajaran dan berjanji akan meraih hasil yang lebih baik di masa depan.
Siapa Salah?
Mohamed Salah saat ini berstatus tanpa klub. Ia resmi meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim 2025-2026 dan mengakhiri masa pengabdiannya selama sembilan tahun di klub kasta tertinggi di Eropa.
Citranya sebagai sosok muslim yang rendah hati, dermawan, dan taat beribadah menjadikannya ia menjadi duta budaya yang memperkenalkan nilai-nilai Islam yang ramah dan damai kepada dunia.
Diberitakan, Mohamed Salah berencana akan mengurus kepindahan ke Arab Saudi yang menawarkan gaji lebih fantastis dan ketimbang klub Eropa.
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.
