
Oleh: Ridhazia
SEBUAH cuplikan video yang memperlihatkan gerak bibir Cristiano Ronaldo viral di jagat media sosial.
Kapten Portugal tersebut ditafsirkan mengucapkan frasa “Bismillah” sesaat ancang-ancang sebelum menendang bola penalti atas gawang Kroasia pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara di BMO Field, Kanada.
Bismillah atau Vais Markar
Tapi klaim tersebut belum dapat dipastikan. Atau masih sebatas spekulasi netizen karena belum ada konfirmasi dari pemain bintang tersebut kepada media.
Secara bahasa, Bismillah (بِسْمِ ٱللَّهِ) berarti “Dengan menyebut nama Allah”. Bagi umat Islam kalimat itu bermakna memohon berkah dan kelancaran sebelum memulai suatu perbuatan.
Tapi boleh jadi, ia mengucapkan kalimat motivasi berbahasa Portugis “Vais Marcar” yang berarti “kamu akan mencetak gol”.
Dalam konteks budaya sepak bola Portugal yang sangat mengagungkan mentalitas pemenang dan determinasi, frasa ini lebih dari sekadar prediksi tapi telah menjadi mantra penambah rasa percaya diri.
Sugesti dan Afirmasi
Berdasarkan analisis gerakan bibir (lip sync) Ronaldo yang beragama Katolik Roma sangat mungkin mengucapkan frasa “Bismillah”.
Ia sudah lama berinteraksi selama di bermain untuk klub Al Nassr, Saudi Arabia. Kebiasaan bergaul dengan pemain bola muslim Timur Tengah membuat ia familiar dan meniru frasa “Bismillah” sebagai bentuk sugesti atau afirmasi.*
* Ridhazia, dosen seniopr Fidkom UIN Sunan Gunung Djati,kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.


