Olahraga

Program “Jabar Istimewa” Diluncurkan

84views

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna – lebih dikenal dengan  panggilan Buky Wikagu, menghadiri kegiatan Launching Liga Jabar Istimewa tahun 2026 sekaligus halal bi halal Lebaran Sepak Bola Jabar di aula Aprov PSSI Jabar jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (3/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan peluncuran program “Jabar Istimewa” yang mejadi bagian dari upaya pengembangan sepak bola di wilayah Jawa Barat.

Menurut Buky, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pembinaan olahraga, khususnya sepak bola. Ia mengaku telah menerima penjelasan langsung dari Plt ketua Asprov PSSI Jabar Vivin Cahyani dan Plt Sekjen Asprov PSSI Jabar Muhamad Jaelani Saputra  terkait berbagai program strategis yang akan dijalankan.

“Saya kira ini momentum, tadi kita sudah mendapatkan penjelasan dari Ibu Plt Asprov dan juga Plt Sekjen Asprov PSSI Jabar. Perhatian PSSI terhadap sepak bola Jabar ternyata luar biasa,” ujar Buky sesaat usai acara..

Salah satu program unggulan yang disoroti adalah rencana pemberian lisensi bagi 2.500 pelatih di Jawa Barat. Program ini dimulai dari lisensi D, dengan harapan ke depan para pelatih dapat meningkatkan kompetensinya hingga lisensi C, B, bahkan A.

“Jadi ada program lisensi untuk 2.500 pelatih di Jabar, dimulai dari lisensi D, dan ke depannya bisa meningkat ke lisensi C, B, sampai A,” katanya.

Selain itu, Buky juga mengapresiasi program “Satu Anak Satu Bola” yang dinilai sangat penting dalam pembinaan usia dini. Menurutnya, kedekatan anak dengan bola sejak kecil akan membentuk keterampilan dasar yang kuat.

“Kalau kita mau mencetak pemain sejak usia dini, kakinya harus terbiasa dengan bola. Bahkan secara sederhana, bola itu harus selalu dekat, supaya menyatu dengan jiwa raganya,” ungkapnya.

Ia juga mendorong adanya sistem talent scouting yang terstruktur untuk menjaring bakat-bakat muda di Jawa Barat. Bahkan, menurutnya, tidak menutup kemungkinan adanya pemberian beasiswa bagi anak-anak berbakat agar bisa fokus mengembangkan kemampuan sepak bolanya.

“Ke depan, kalau ada talent scouting yang baik, anak-anak berbakat bisa diberikan beasiswa, sehingga mereka bisa lebih fokus, bahkan dengan pola pendidikan seperti homeschooling,” tambahnya.

Di sisi lain, Buky menekankan pentingnya komunikasi dalam pengembangan sepak bola di daerah. Ia menilai sinergi antara pengurus, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya harus terus diperkuat.

“Dalam semua kegiatan, komunikasi itu harus dibangun. Kalau komunikasi macet, akan sulit. Dukungan pemerintah daerah juga sangat penting,” tegasnya.

Ia berharap ke depan para pengurus sepak bola di daerah dapat menjalin komunikasi yang lebih intens dengan kepala daerah. Dengan demikian, pengembangan sepak bola bisa mendapat dukungan optimal, mengingat olahraga ini memiliki basis penggemar yang sangat besar dan dampak positif yang luas. (den)***

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response