
Oleh: Ridhazia
MICHAEL Bambang Hartono ( 1939 – 2026) salah satu orang terkaya di Indonesia meninggal dunia di Singapura pada hari Kamis, 19 Maret 2026 pada usia 86 tahun.
Dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Godo, Desa Punjulharjo, Rembang, Jawa Tengah,Rabu, 25 Maret 2026.
Bambang dan adiknya, Robert Budi Hartono, mewarisi Djarum setelah ayah mereka, Oei Wie Gwan, meninggal pada tahun 1963.
Oleh kakak beradik ini, rokok Djarum sampai ke luar negeri. Bahkan mendominasi pasar rokok kretek di Amerika Serikat.
Djarum didirikan oleh Oei Wie Gwan pada 21 April 1951 di Kudus, Jawa Tengah, bermula dari pabrik rokok kretek rumahan kecil. Produksi dimulai dengan alat sederhana dan 10 karyawan.
Terkaya
Pada 2022, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, Budi Hartono dan Bambang Hartono menduduki peringkat pertama dengan total kekayaan US$ 47,7 miliar.
Mendiang Bambang tercatat menduduki peringkat ke-69 dunia dengan total kekayaan US$ 22,3 miliar. Ia merupakan pemegang saham terbesar dari Bank Central Asia (BCA).
Juga mengelola perkebunan sawit di Kalimantan Barat, memiliki properti Grand Indonesia di Jakarta. Dan, perusahaan lain termasuk perusahaan e-commerce Blibli.
Setara 20% APBN
Kekayaan gabungan perusahaan rokok Djarum pada akhir 2025 tercatat sekitar Rp730,3 triliun (US$43,8 miliar), atau setara dengan kurang lebih 20,2% dari total APBN Indonesia 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun.
Rest in peace (RIP)!*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial pilitik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.





