Olahraga

Tiga Emas di Cabor Sepak Bola Porprov Dibidik KONI Kota Bandung

127views

 

Bandung – BANDUNG POS : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung, Dr. Nuryadi M.Pd menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Bandung yang telah melaksanakan Kongres Biasa sebagai bagian dari kewajiban organisasi.

Forum tersebut dinilai penting untuk menentukan arah program kerja sepak bola Kota Bandung pada tahun 2026.

Nuryadi mengatakan,  penyusunan program organisasi harus didasarkan pada evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun sebelumnya. Dengan evaluasi tersebut, berbagai kekurangan dapat diperbaiki sehingga pembinaan sepak bola di Kota Bandung dapat berjalan lebih efektif.

“Pertama tentu kami mengucapkan selamat kepada ASKOT PSSI Kota Bandung yang telah melaksanakan kewajiban organisasi melalui Kongres Biasa untuk menentukan program kerja tahun 2026,” ujar Nuryadi pada acara Kongres PSSI Kota Bandung sekaligus Milangkala 93 tahun Persib Bandung bertempat di Gedung PSSI Provinsi Jawa Barat, Jalan Lodaya Kota Bandung Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama program tahun depan adalah memperkuat kompetisi di berbagai kelompok umur. Pembinaan sejak usia dini hingga tingkat junior dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan sepak bola daerah.

Nuryadi menambahkan, untuk kategori senior di tingkat provinsi, kompetisi akan tetap berjalan melalui program yang telah disiapkan oleh Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Barat. Kompetisi tersebut merupakan bagian dari pengembangan sepak bola yang dirancang dalam konsep Liga Jabar Istimewa.

Selain pembinaan, Nuryadi juga menyoroti target penting yang harus dicapai Kota Bandung pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov) mendatang. Ia menyebutkan bahwa waktu pelaksanaan yang semakin dekat menuntut kesiapan tim secara maksimal.

Terkait target prestasi, ia mengungkapkan bahwa KONI Kota Bandung menargetkan minimal tiga medali emas dari cabang sepak bola dan futsal pada Porprov mendatang. Target tersebut dinilai realistis berdasarkan evaluasi dan kajian tim pembinaan prestasi.

“Minimal kita mempertahankan prestasi sebelumnya. Dari sepak bola putra satu emas dan dari futsal dua emas, jadi total tiga emas. Target itu rasional karena kekuatan sepak bola Kota Bandung didukung kompetisi yang baik dan organisasi yang tertata,” urai Nuryadi. (den)***

Leave a Response