TOKOH

Jika Anda ingin Kekal, Maka Menulislah

apa yang Kekal, Abadi? Jika Anda ingin Kekal, maka menulislah. Lihat saja Imam Al-Ghazali, meskipun telah lebih 1.000 tahun wafat, nama, gagasan dan pikiran-pikirannya masih tetap Abadi. Lewat Buku karyanya" Ihya Ulumiddin " masih saja terus dikutip jutaan manusia di Dunia.

150views

Apa yang Kekal dan Abadi? Jika Anda ingin Kekal, maka menulislah. Lihat saja Imam Al-Ghazali, meskipun telah lebih 1.000 tahun wafat, nama, gagasan dan pikiran-pikirannya masih tetap Abadi. Lewat Buku karyanya” Ihya Ulumiddin ” masih saja terus dikutip jutaan manusia di Dunia.

BENARKAH Jabatan, Kedudukan dan Gelar hanya Sementara? Ya, Benar, jabatan, status dan gelar hanya Semu, sementara dan sifatnya tidak absolut. Selain atribut jabatan, status dan gelar tidak ada yang Abadi, apalagi selagi menyandang atribut itu, tidak digunakan sebagaimana-baiknya, mereka dipuja dan disanjung hanya pada saat di atas kursi kekuasaan

Lalu pertanyaannya, apa yang Kekal, Abadi? Jika Anda ingin Kekal, maka menulislah. Lihat saja Imam Al-Ghazali, meskipun telah lebih 1.000 tahun wafat, nama, gagasan dan pikiran-pikirannya masih tetap Abadi. Lewat Buku karyanya” Ihya Ulumiddin ” masih saja terus dikutip jutaan manusia di Dunia.

Buya Hamka, telah wafat 46 tahun lalu, namanya masih tetap dikenang lewat karyanya “Tafsir Al-Azhar dan Tasauf Moderen, Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelannya Kapal van der Wijck”.

Oleh karena itu, menulislah semata-mata karena Allah dan berharap nilai dakwahnya untuk berinvestasi jangka panjang. Berdakwah lewat Tulisan akan Abad**

Editor: rianto muradi

Leave a Response