
KOTA BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (FH Unisba) menyelenggarakan program pembekalan bagi mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sarjana Ilmu Hukum sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan yang berlangsung di Student Center Unisba pada Senin (9/2/2026) ini diikuti oleh 164 calon lulusan.
Pembekalan tersebut menjadi bentuk komitmen akademik FH Unisba dalam mencetak sarjana hukum yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga siap secara mental, profesional, dan berintegritas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali wawasan strategis mengenai pengembangan diri sekaligus kesiapan membangun karier di bidang hukum.
Pada sesi pertama, Lina Budiarti, S.H., M.H. menyampaikan materi bertema “JURIST Strategy: Menuju Kesuksesan melalui Disiplin, Presisi Waktu, dan Integritas Tujuan.” Ia menegaskan bahwa keberhasilan ditentukan oleh kedisiplinan, kemampuan mengatur waktu secara efektif, serta kejelasan arah dan tujuan hidup. Konsistensi, menurutnya, menjadi kunci utama untuk meraih capaian jangka panjang.
Lina juga menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi dasar bagi setiap sarjana hukum. Ia memperkenalkan metode manajemen waktu berbasis prioritas, seperti Eisenhower Matrix, guna membantu mahasiswa memilah tugas penting dan mendesak. Selain itu, konsep deep work atau bekerja dengan fokus penuh tanpa distraksi disebutnya krusial untuk menjaga produktivitas dan kualitas belajar.
Sementara itu, Prof. Dr. Rena Yulia, S.H., M.H., alumni FH Unisba angkatan 1999, hadir sebagai pemateri kedua dengan topik “Membangun Disiplin: Manajemen Waktu dan Menemukan Tujuan Hidup untuk Mencapai Kesuksesan.” Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak diraih secara instan, melainkan melalui usaha yang terarah, ketahanan diri (resiliensi), serta penguatan jejaring profesional.
Menurutnya, networking dan social capital memiliki peran penting dalam membuka peluang karier sekaligus memperkuat posisi lulusan hukum di dunia kerja yang kompetitif.
Melalui kegiatan pembekalan ini, FH Unisba berharap para calon sarjana hukum memiliki kesiapan yang komprehensif, baik dari sisi akademik, etika, maupun karakter. Bekal tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi di bidang hukum. (askur/png)





