Kolom Sosial Politik

Cuma di Indonesia: Tidak Makmur Tapi Bahagia?

167views

 

Oleh: Ridhazia

TIDAK  makmur secara ekonomi tapi bahagia. Itulah Indonesia berdasarkan riset terbaru Universitas Harvard yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Mental Health (2015)

Bayangkan saja, Indonesia menempati peringkat teratas sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan menyeluruh (flourishing) tertinggi di dunia.

Riset bertajuk Global Flourishing Study tersebut mengkaji lebih dari 203.000 responden di 22 negara. Sedangkan indikator penilaian meliputi kesehatan, relasi sosial, ketahanan finansial, serta aspek spiritualitas.

Kebahagiaam Sejati

Temuan Harvard ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu sejalan dengan kemakmuran ekonomi.

Faktanya, di negara maju dan moderen alih-alih penduduknya bahagia malah kesepian dan hidup dalam tekanan super berat.

Sementara di Indonesia, dengan segala kesederhanaannya, kehidupan penduduk terasa lebih penuh makna, rasa syukur, dan kebersamaan.

Hanya tidak disebutkan, dimana ditemukan lokasi kehidupan “surgawi” itu di seantero Nusantara.

Berbanding Terbalik

Laporan versi Harvard University berbanding terbalik dengan Laporan Kebahagiaan Dunia 2025.

Finlandia kembali menempati peringkat pertama selama delapan tahun berturut-turut. Sedangkan Indonesia di peringkat ke-83 secara global dari 147 negara.

Malah dibanding negara tetangga di Asia Tenggara, kebahagiaan penduduk Indonesia kalah terpuruk dibanding Singapura Vietnam, Thailand, Filipina, dan Malaysia. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response