IN MEMORIAM

Teladan Ustad Muhammad Jazir

206views

 

Oleh: Ridhazia

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah dan Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Juga duka saya secara pribadi karena saya mengenal ustad yang santun dan soleh ini dalam suatu wawancara untuk sebuah media nasional.

Takmir Masjid Jogokariyan Ustadz Muhammad Jazir ASP berpulang ke Rahmatullah Senin 22 Desember 2025 dalam usia 63 tahun.

Simbol Transformatif

Alumni Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Fakultas Hukum UII Yogyakarta itu hingga akhir hayatnya populer sebagai simbol kebangkitan sekaligus menjadi tokoh kekuatan transformatif peradaban Islam.

Salah satu bukti inisiatif dan kerja kerasnya ketika mendapat penghargaan dari Presiden Habibie sebagai Tokoh Perintis Gerakan Al-Qur’an Nasional.

Saat itu ia menjadi inisiator TK Al-Qur’an sejak 1986 yang sekaligus menjadi model pengajian anak-anak tersukses di Indonesia dan Asia Tenggara.

House of Masjid

Masjid Jogokariyan juga menjadi salah satu masjid inovatif yang menawarkan pengalaman menginap dalam House Of Masjid.

Tempat menginap yang berbeda dengan nuansa Islami yang kental dirancang untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi para wisatawan yang mencari tempat beristirahat yang tenang dan dekat dengan tempat ibadah.

Solusi Sosial

Masjid Jogokariyan yang dibangun tahun 1967 sejak digagas menjadi solusi sosial. Terutama terkait kegiatan Islam dan ekonomi umat Islam.

Kampung Jogokariyan sebelum bertransformasi sebagai kampung muslim dikenal sebagai basis komunis para mantan prajurit keraton yang termarjinalisasi.

Nama “Jogokariyan” diambil dari nama kampung sebagai bentuk sunnah Rasul yang menggunakan nama lokasi.*

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response