
Bandung, bandungpos.id – Camat Sukajadi Inci Dermaga ingatkan warga untuk memelihara dan memanfaatkan “Buruan Sae” guna meningkatkan kesejahteraan dan gizi keluarga. Sehingga selain bisa berdaya guna juga bisa meminimal stunting di wilayahnya.
“Pelihara dan manfaatkan Buruan Sae ini untuk kesejahteraan keluarga. Paling tidak bisa meminimalisir stunting. Itu juga kalau ada, kalaupun tidak hasilnya bisa menopang kebutuhan hidup keluarga,” ungkap Inci saat menghadiri panen perdana sayuran dan ikan lele di Buruan Sae RW 06, Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Selasa (9/12/2025).
Panen perdana Buruan Sae RW 06, ini dihadiri warga, pengurus PKK dan Ketua RW 06, juga dihadiri Lurah Pasteur Agung P serta petugas dari DKPP Kota Bandung.
Inci juga berharap, warga juga mampu berkontribusi pada program pemerintah lainya, termasuk kegiatan Posyandu dan program “Kang Pisman”. Dengan memanfaatkan dan mengelola dua program pemerintah akan mampu meningkatkan ekonomi dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dikatakanya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mempersiapkan transformasi Posyandu menjadi Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dengan layanan yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
“Perubahan regulasi mengubah peran Posyandu secara fundamental. Posyandu tidak lagi hanya melayani bidang kesehatan, tetapi kini menjadi pusat layanan masyarakat di enam bidang yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan ketenteraman umum, serta pelayanan sosial atau yang disebut 6 SPM yang akan diberlakukan mulai Januari 2026,” terangnya.
Sementara itu Ketua RW 06, Enjang juga mengajak seluruh wartganya untuk ikut berpartisipasi mengembangkan Buruan Sae yang saat ini komoditasnya masih terbatas. Ia berharap dengan semakin banyaknya warga yang terlibat, mampu mengembangkan farietas lain.
Ia ju8ga mengungkapkan saat ini warga pun sudah mulai aktif mengelola sampah dari mulai memilah hingga memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk tanaman yang ada di area Buruan Sae.
“Alhamdulillah program pisahkan dan manfaatkan sampah di wilayah kami sudah mulai berjalan. Walaupun hasilnya belum maksimal, tapi paling tidak kami sudah turut andil dalam mengelola sampah,” ucapnya.*





