
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Barat menggelar Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/2025 di Gedung PKK Kota Bandung Jalan Sukabumi Dalam mulai 20 sampai 23 November 2025.
BK cabor bridge kali ini diikuti 13 daerah dibagian putra dan 8 daerah dibagian putri. Setiap daerah diwakili 6 atlet atau minimal 4 atlet untuk bermain di 5 nomor . Nantinya mereka diambil 7 Terbaik untuk tampil di Porprov ditambah tuan rumah Kota Bekasi yan mendapat wildcard. Dengan demikian ada 8 tim yang bakal bertanding di Porprov.
“Adapun nomor yang dipertandingkan terdiri dari tim putra/putri, pasangan putra/putri dan pasangan campuran. Tadinya kami berharap dipertandingan pula nomor kelompok umur, minimal 6 nomor, namun nomor tambahan tersebut urung dipertandingkan sesuai arahan KONI Jabar,” ujar Sekretaris Umum Pengprov GABSI Jawa Barat Dr.Ir. Kurnia Praja disela-sela BK berlangung, Jumat (21/11/2025).
Sistem yang dipakai pada BK kali ini menurut Kurnia, semua pemain saling bertemu satu sama lain atau sistem Round Robin. Selanjutnya diambil 4 Terbaik untuk semifinal dan final. Sementara itu meskipun Pengcabnya sudah terbentuk namun Kota dan Kabupaten Cirebon tidak hadir di BK kali ini, Alasanna klasik, masih sekitar anggaran.
Kurnia menilai kiblat kekuatan bridge Jabar saat ini masih ada di Kota Bandung. Indikasi ini bisa dicermati tatkala gelaran try out di beberapa kejuaraan nasional bridge, atlet bridge kota Bandung seperti Edwin dan Lucky selalu masuk final.
Di Jabar sendiri – ujar Kurnia, pembinaan cabor bridge berjalan cukup baik. Hal yang perlu dilakukan adalah intensitas kejuaraan.
“Alhamduliah saat ini secara periodik dlaksanakan kejuaraan Pasangan, Mingguan dan sirkuit dua bulanan. Meski kami tidak memiliki donatur, namun berbekal semangat pembinaan yang tinggi, event-event berkala tersebut masih tetap berjalan sampai saat ini. Apalagi sekarang kami memiliki klub bridge Ganesa yang cukup aktif membina atlet-atlet muda potensial,” kata Kurnia yang di Porprov mendatang akan bertindak sebagai Technical Delegate (TD) cabor bridge.
Kurnia berharap lewat BK cabor bridge bakal lahir atlet muda bertalenta mumpuni yang bukan saja berkiprah dilingkup Jabar, namun juga nasional bahkan Internasional. (den)
.




