Daerah

Pasca Meletusnya Gunung Semeru, Warga Masih Mengungsi dan Pemantauan Terus Ditingkatkan

256views

LUMAJANG, BANDUNGPOS ID – Pasca meletusnya Gunung Semeru, aktivitas masyarakat di kawasan lereng gunung masih dalam kondisi siaga. Ribuan warga diketahui tetap bertahan di pos-pos pengungsian karena potensi bahaya abu vulkanik dan aliran lahar belum sepenuhnya dinyatakan aman.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, hingga relawan terus melakukan penyisiran material abu serta pemantauan visual di wilayah rawan. Koordinasi lapangan diperketat untuk memastikan jalur yang tertutup dapat segera dibuka dan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, memastikan status pemantauan Gunung Semeru berlangsung 24 jam. “Kami intensif melakukan pemantauan instrumen dan visual. Jika terjadi hujan lebat, potensi guguran material dari lereng gunung bisa meningkat,” ujarnya, Kamis (20/11/25).

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, yang meminta masyarakat tidak kembali ke zona rawan sebelum dinyatakan aman. “Kami mengimbau warga tetap berada di lokasi pengungsian dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tegasnya.

Dampak letusan juga dirasakan di sektor pendidikan dan ekonomi. Beberapa sekolah di wilayah terdampak membatasi aktivitas tatap muka karena ruang kelas tertutup abu, sementara para pedagang mengaku mengalami penurunan omzet akibat terbatasnya mobilitas warga.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melalui surat edaran resmi menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk memperkuat proses evakuasi, pendataan, serta penyebaran informasi kepada masyarakat. Pemerintah daerah menegaskan agar warga hanya mengacu pada informasi resmi dari BPBD dan PVMBG dan menghindari kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (Iding/bnn)

Leave a Response