Pendidikan

BBM Gelar Pelatihan Teknologi Budidaya Pertanian 

361views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Komunitas Baraya Berkarya Mandiri  (BBM) usai menggelar acara Pelatihan Teknologi Budidaya Pertanian di Sanggar Penelitian dan Pengembangan Pertanian (SPPP) Universitas Padjadjaran, Ciparay, Kabupaten Bandung.

Pelatihan yang bertajuk Teknologi Budidaya Pertanian berlangsung di Sanggar Penelitian Latihan dan Pengembangan Pertanian (SPLPP) Universitas Padjadjaran Ciparay, Kab. Bandung, Kamis (12/6/2025)

Tampil sebagai nara sumber Prof. Dr. Yayan Sumekar, S.P, M.P dari civitas akademika  Universitas Padjadjaran. Tampilnya Prof. Yayan disambut  antusias seluruh peserta yang berasal dari berbagai daerah yang juga merupakan anggota komunitas tersebut.

Animo serta sambutan calon peserta sudah nampak sejak saat pendaftaran pelatihan tersebut resmi dipublikasikan. Tidak sedikit calon peserta merasa kecewa karena pihak panitia membatasi kuota pendaftaran pada penyelenggaraan pelatihan tersebut.

Seperti yang dikemukakan Totot Mustofa, salah satu calon pendaftar yang kecewa karena tidak diberikan kesempatan dalam pelatihan tersebut, Kedepan Totot berharap hal seperti ini tdak terulang kembali.

Adapun materi yang dibahas pihak nara sumber sangat beragam dan mudah diterima oleh seluruh peserta yang mayoritas usianya diatas kepala empat. Selain cara menyuguhkan materi yang singkat padat, juga ditunjang oleh seluruh pemberi materi yang sangat komunikatif. Hal ini menjadikan seluruh peserta terlibat dalam interaksi yang disampaikan.

Prof. Yayan memberi apreasiasi kepada para peserta yang hadir saat itu. Menurutnya, dengan mendengarkan, menyimak sekaligus membahas materi secara bersama-sama, perhatian para peserta terlihat sangat antusias, Padahal — ujar Prof Yayan,  pelatihan ini masih sebatas materi dasar dari ilmu pertanian.

Adapun tahapan yang menjadikan para peserta menuju tingkat mahir, adalah yang bersangkutan harus mengikuti ketahap berikutnya. Namun harus diketahui terlebih dahulu minat dari teknik budidaya tanaman apa yang dibutuhkan para peserta ini.

Langkah selanjutnya adalah ke tahap pembinaan. Kemudian menuju ke topik organisasi pengganggu tanaman, Topik ini menjadi krusial karena sangat berbeda antara tanaman sayuran dengan tanaman pangan.

“Tujuan menggelar pelatihan seperti ini pada akhirnya adalah bagaimana penanganan masalah dalam budidaya tanaman, baik sayuran maupun tanaman pangan. Dan semua bermuara pada masalah teknologi. Karena teknologi akan terus berkembang selama permasalahan baru bermunculan dalam dunia budidaya pertanian,” ujar Prof. Yayan.

Sementara itu ketua Baraya Berkarya Mandiri, Kudriana — yang basa disapa Kang Uu, mengatakan kegiatan yang berlangsung satu hari ini merupakan salah satu agenda kegiatan yang di jadwalkan Baraya Berkarya Mandiri.

“Penyelenggaraan pelatihan ini akan saya jadikan tonggak sejarah dalam diri saya karena inilah kegiatan pertama saya saat mengawali jabatan sebagi ketua,” ujar Kang Uu.

Perlu diketahui, Baraya Berkarya Mandiri Merupakan salah satu wadah dari para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang bersekretariat di Jalan Tikukur 2, Kota Bandung. (den)

Leave a Response