Kolom Sosial Politik

BILL GATES Filantropis Mengubah Dunia

392views

Oleh Ridhazia

PENDIRI Microsoft sekaligus filantropis Bill Gates bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Ia juga memberikan dana hibah sebesar 159 juta dollar AS kepada Indonesia.

Dalam kesempatan pertemuan itu, tokoh berpengaruh dan terkaya dunia ini malah ditawari posisi di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Siapa Bill Gates?

William Henry Gates III atau populer dengan nama Bill Gates identik Microsoft, perusahaan pelopor revolusi komputer mikro tahun 1970-an.

Perusahaan rintisan inilah yang menjadikan pria Amerika Serikat kelahiran 1955 sebagai miliuner termuda AS pada 1987. Saat itu, Gates berusia 31 tahun dengan kekayaan US$1,25 miliar.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Gates mencapai $155 miliar, dan 1 persennya adalah $1,55 miliar.

Dan, tahun 2025 ia tidak masuk orang terkaya lagi. Kekayaannya hanya 112,5 miliar USD. Kalah kaya dibandingkan Elon Musk, Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg.

Meski pernah diberitakan kalau penghasilan harian Bill Gates sekitar $10,95 juta — sekitar $117 per detik sejak tahun 2003 dan cenderung berubah lebih tinggi lagi.

70 Tahun

Bill Gates telah mengurangi perannya di Microsoft. Usianya sekarang 70 tahun. Lahir tahun 1955 di Amerika Serikat. Ia menjadi tokoh yang menginsipirasi dengan karakter visionernya.

Mengubah Dunia

Tak berlebihan kalau ia salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di abad ke-20 oleh majalah Time pada tahun 1999 dan menerima banyak penghargaan dan pujian lainnya karena berhasil mengubah dunia.

Filantropis

Di masa senjanya, ia kini memilih dan memfokuskan diri sebagai filantropi dengan “Gates Foundation” yaitu sebuah organisasi amal terbesar di dunia.

Kegiatan lembaga amal ini sepenuhnya ditopang oleh setengah dari seluruh kekayaannya untuk membantu urusan kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.

Putus Kuliah

Kontroversi yang menerpa hidupnya karena ia tidak menyelesaikan kuliah di Harvard University (1975). Tapi mendapat gelar doktor kehormatan dari Harvard University (2007), kampus yang dulu ditinggalkan.

Bahkan untuk prestasinya, Bill Gates menerima gelar kehormatan khusus dari Cambridge University (2009). Selain belasan gelar serupa dari perguruan tinggi terkemuka di dunia.

IQ 160, Buta Warna dan Auitis

Belakangan baru diketahui kalau Bill Gates memiliki IQ 160. Peringkat langka dan kecerdasan luar biasa juga termasuk 0,1% populasi dunia sebagai individu terpintar.

Tapi pada tahun 2016, ia mengungkapkan secara jujur mengaku dirinya buta warna. Dan secara kontroversial pula pada tahun 2025, dalam Source Code, Bill Gates menulis kalau dirinya menderita Autis.

50 buku setahun!

Selain terkenal sebagai bos yang sangat disiplin. Ia juga secara fenomenal tenyata hafal seluruh plat nomor mobil dan nama pemiliknya pegawainya. Konon keunikannya itu berfungsi memantau jam datang dan pulang pegawainya.

Penggemar musik mengaku akan tetap membaca buku. Sekurang-kurangnya 50 buku pertahun tanpa menunggu dan membiasakan membaca buku digital. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response