Kolom Sosial Politik

Jangan Belajar dari CINA!

595views

 

Oleh Ridhazia

Salah satu hadits populer : “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.”menyiratkan keterbukaan umat Islam belajar.

Bahkan ilmu dalam pandangan Islam dianggap sebagai sebuah kebutuhan yang ditempatkan pada posisi yang tinggi.

Hadits yang bersumber dari Anas bin Malik RA itu merupakan potongan dari hadits lengkap yang berbunyi : “Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina, karena sesungguhnya mencari ilmu itu wajib bagi seorang muslim laki-laki dan perempuan. Dan sesungguhnya para malaikat menaungkan sayapnya kepada orang yang mencari ilmu karena ridha terhadap amal perbuatannya” itu menyisakan masalah.

Dhaif

Sejumlah rujukan terkait hadits tersebut, antara lain buku “150 Hadits Dha’if” hadits ini disebut sebagai hadits dhaif jiddan atau lemah sekali.

Populer matannya namun bersanad lemah. Tidak jelas asal-usulnya sehingga hadits ini bathil, tidak boleh diamalkan, tidak boleh dijadikan hujjah. Tidak boleh dipercaya sebagai sabda Rasulullah SAW.

Terkecoh!

Dengan kata lain, sebagai seorang bukan ahli hadits maka muslim tidak dianjurkan belajar dari Cina lagi dong.*

 * Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response