BOGOR, PRIPOS.ID – Dalam rangka sharing tentang pengelolaan model pesantren mahasiswa di lingkungan Kampus IAI Tazkia, Rabu (8 /1) Kepala Pesantren Mahasiswa Al Khawarizmi Tazkia Bogor melakukan kunjungan silaturahim ke pesantren mahasiswa Al Hikam Depok dan Pesantren Cinta Quran Tanggerang. Kunjungan yang diikuti oleh para pengurus pesantren Al Khawarizmi diterima pengasuh pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam UI Depok Gus Yusron.
Dalam sambutannya Gus Yusron menyampaikan bahwa masing-masing pesantren mahasiswa dan sarjana itu punya ciri dan keunggulan masing masing, ada yang lebih mengutamakan tentang kepemimpinan seperti model pesantren PPSDM Nurul Fikri dengan rumah kepemimpinannya, ada yang dengan menonjolkan keberadaban sebagai rumah peradaban yang digagas oleh dosen UI Rynal Khasali. Sementara kalo di pesantren Al Hikam yang berdiri tahun 2011 lebih menekankan pada pembekalan ilmu agama Islam bagi para santrinya yang mayoritas berasal dari kampus UI Depok, Gunadarma, Politeknik Jakarta, ISTN APP mereka dibekali semacam Fakultas dirosah Islamiyah karena misinya untuk menghindari para mahasiswa dari kerusakan moral dan mencari kemanfatan bagi untuk masa depan mahasantrinya saat di masyarakat. Gus Yusron yang merupakan putra dari Tokoh NU KH Hasyim Muzadi menyampaikan perlunya saling menguatkan sesama pesantren mahasiswa agar terjalin silaturahim yang kuat guna memberikan kontribusi yang positif bagi genarasi yang akan datang.
Sebelum dzuhur rombongan melanjutkan kunjungan ke pesantren Cinta Quran yang pendiriannya diinisiasi oleh ust Fatih Karim, di Pesantren CQC diterima oleh seluruh jajaran pengurus pesantren. Dalam acara ramah tamah yang disampaikan Ust Irfan bahwa pesantren Cinta Quran yang berawal dari kegelisahan karena banyak umat Islam yang tidak membaca Al Quran, dan sekarang sudah meluluskan alumni dua angkatan yang siap terjun ke masyarakat.*





