Ikuti Workshop Cyber PR – Beberapa Staf Kementerian Bertandang ke Bandung
BANDUNG – 27 Februai 2023
Suasana sebuah hotel di Bandung tampak berbeda dari biasanya. Beberapa pegawai kementerian berseragam terlihat lalu lalang, ternyata mereka berkumpul untuk mengikuti pelatihan Cyber Public Relations (PR) yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan konsultan di Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan staf kementerian dalam mengelola komunikasi publik di era digital.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Askurifai Baksin, seorang dosen dan juga praktisi komunikasi , memberikan materi terkait teori dan strategi komunikasi yang efektif.
Sementara itu, Romel, seorang praktisi humas, jurnalis, dan pegiat media sosial, berbagi pengalaman praktis dan tips-tips jitu dalam mengelola reputasi dan informasi di ranah digital. Kombinasi antara pendekatan akademis dan praktis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif bagi para peserta.
Kaka Dens Kuswandi, sebagai penanggung jawab sekaligus inisiator kegiatan ini, menjelaskan bahwa pelatihan Cyber PR ini digagas sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan kapasitas SDM di bidang komunikasi publik, khususnya di lingkungan kementerian.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaannya merupakan salah satu perusahaan konsultan yang ditunjuk resmi oleh beberapa kementerian untuk memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang komunikasi.
Yang mana “Pelatihan ini diselenggarakan untuk melaksanakan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Undang-undang ini mewajibkan badan publik, termasuk kementerian, untuk menyediakan informasi publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Kami sebagai konsultan yang ditunjuk, membantu kementerian dalam mewujudkan amanah tersebut,”
“Jadi kegiatan ini bukan penghamburan anggaran ya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat juga, mengingat masih banyak masyarakat yang masih bingung mencari informasi publik di karenakan pemerintah belum optimal di dalam hal memberikan informasi yang mudah di akses oleh masyarakat.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Kaka Dens menjelaskan bahwa para peserta dilatih untuk mengemas informasi publik dengan baik dan transparan kepada masyarakat melalui berbagai platform digital. “Di era digital saat ini, masyarakat mendapatkan informasi dari berbagai sumber, termasuk media sosial.
Oleh karena itu, penting bagi staf kementerian untuk memiliki kemampuan dalam mengelola komunikasi publik di ranah digital agar informasi yang disampaikan tepat sasaran dan mudah dipahami oleh masyarakat,” tambahnya.
Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Mereka merasa pelatihan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka.
Sebagai closing statement, Dens juga menyampaikan harapannya bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas komunikasi publik di lingkungan kementerian.
“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi Cyber PR secara efektif dan efisien. Hal ini pada akhirnya akan mendukung tercapainya tujuan keterbukaan informasi publik dan peningkatan citra positif kementerian di mata masyarakat,” pungkasnya.





