Kolom Sosial Politik

Sang PROVOKATOR

624views

 

Oleh Ridhazia

Provokatif atau provokasi itu identik dengan menghasut dan merangsang yang dilakukan oleh sang provokator.

Asal usul kata provokatif dari bahasa Latin provocativus atau provocare yang berarti memanggil atau menantang yang merangsang atau memunculkan reaksi. Antara lain menciptakan kebencian dan permusuhan.

Dalam studi ilmu politik provokasi diserupakan penggalangan kekuatan oposisi suatu rezim berkuasa dengan menghasut agar melakukan perlawanan bahkan tindakan anarkis. Yakni melalui kekerasan dan kasar.

Sebagian penelitian lain mengaitkan provokasi sebagai perilaku anti-sosial yang dilakukan provokator untuk mendapatkan perhatian, bahkan menjadi jalan melarikan diri dari tuntutan.

Innoncent

Sebagai suatu konflik sosial, provokasi cenderung brutal, sebagaimana yang lazim dalam aksi demontrasi.

Yang pertama dan terbesar menjadi korban yang benar-benar tidak bersalah (innocent) dengan kadar kontribusi kesalahan yang minimal (victims with minor guilt). Antara lain kelompok rentan pendidikan semisal penganggur.

Sedangkan para provokator dan kelompoknya yang justru memancing konflik menjadi koran dengan jumlah terkecil. Padahal ia memiliki kadar kesalahan terbesar. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di di Vila Bumi Panyawangan, Cleunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response