DisabilitasMetro Bandung

Dilans Indonesia Memberdayakan Lansia

Memberdayakan Lansia

617views

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS–Ada tantangan besar Indonesia kedepannya, Indonesia memasuki negara yang makin menua (aging society). Lansia ditetapkan sebagai penduduk yang berusia di atas 60 tahun saat ini persentasenya 10,48% atau hampir 30 juta orang (BPS, 2022). Jumlah besar ini bisa dianggap sebagai beban jika hanya diperkirakan potensinya berhenti pada usia itu. Apalagi ketika angka harapan hidup (AHH) Indonesia berada di atas 70 tahun yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

AHH perempuan Indonesia tercatat sebesar 76,37 tahun pada tahun 2023, lebih tinggi daripada laki-laki, 71,61 tahun.

Cara pandang dan sikap terhadap warga rentan ini harus melihat dalam konteks pembangunan dan pengembangan sistem jaminan sosial yang lebih luas. UU 13/1998 tentang Kesejahteraan Lansia belum sepenuhnya menjawab tantangan saat ini. Setelah 60 tahun warga negara ini paling tidak harus menjalani kesehariannya lebih dari 10 tahun.

Tidak semua lansia didukung oleh suatu sistem pendukung keluarga dan kerabat yang memungkinkan kesehatannya dijalani dengan nyaman. BPJS sebagai intervensi kuratif, juga harus diimbangi dengan upaya lainnya agar warga ini tetap produktif.

Banyak cara, apalagi di antaranya juga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni di bidangnya. Bisa jadi Community Organizer (CO) untuk warga sekitar.

Tumbuhnya industri geriatri dan juga teknologi bantu (assistive technology) domestik harus menjadi prioritas. Ketergantungan pada produk-produk impor, mengakibatkan keterjangkauan warga terbatas. Sains, pengetahuan, dan penelitian biomedis harus tumbuh di berbagai perguruan tinggi sebagai pengembangannya.

Mudah-mudahnya peringatan HLUN 2024 yang mengusung tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”, bukan sekadar jargon kosong dan sekadar ritual tahunan tanpa makna. Tetapi sebagai pengingat bahwa negara dan kita semua secara serius menempatkan lansia sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam pembangunan sosial. Semangat yang sejalan ketika HLUN pertama kali dicanangkan pada 29 Mei 1996.

Terima kasih kepada Dinas Sosial Jabar yang telah memberikan kesempatan pada DILANS Indonesia untuk memamerkan karya dan berbagi pengetahuan tentang lansia.

Leave a Response