Oleh Ridhazia
Media sosial menjadi peluang untuk penipuan. Bisa dalam bentuk teks semisal iklan atau panggilan telepon. Targetnya mengelabui.
Para penipu itu menggunakan media sosial dan alat elektronik lain dengan banyak cara. Mungkin melalui email atau pesan teks atasnama lembaga pemerintah untuk mengelabui korban agar memberikan informasi pribadi.
Tujuannya meminta uang dengan menawarkan dagangan atau memaksa dengan ancaman akan mengungkapkan informasi pribadi.
Peringkat Teratas
Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara yang dengan penipuan elektronik sejak tahun 2022.
Serangan phishing di Indonesia mencapai 26.675 kasus pada kuartal I 2023. Padahal setahun sebelumnya hanya 20.569 kasus.
Gunakan nalar sehat
Hindari memberikan informasi sensitif. Itu saran. Waspadai pula semua tautan apa pun yang tidak jelas pengirimnya.
Jangan lengah apalagi isengan mengklik tautan atau membuka informasi yang tampil dinlayar HP dari sumber yang tidak dikenal. Sekalipun itu menjanjikan harapan dan hadiah.
Saran lain gunakan antivirus. Selain perangkat keamanan yang andal.
Juga tak kalah penting edukasi diri sendiri tentang taktik phishing. Antara lain membaca dan tetap membaca. Pengetahuan atas pengalaman buruk orang lain menjadi pembelajaran agar tidak terulang.
Tanda tanda
Phising umumnya dilakukan dengan spekulasi. Tidak jelas dan tidak mengenal nama dan alamat lengkap.
Tapi tanda-tanda yang umum terjadi sebagai penipuan antara lain mengaku dari institusi kepolisian terutama dalam kasus narkoba atau kecelakaan lalu lintas.
Sedangkan dari kantor bea cukai dalam kasus belanja barang impor. Penelpon dari kejaksaan terkait perkara pidana.
Bisa juga penelpon dari kantor hukum yang menawarkan jasa bantuan hukum atas suatu perkara.
Bahkan dari perusahaan swasta yang lazim menawarkan kerjasama bisnis yang menjanjikan keuntungan. Bahkan pinjaman online (pinjol). *
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati Kota Bandung, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Vila Bumi Panyawangan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.





