Fikom Unisba Perkuat Kompetensi Guru JSIT Majalengka dalam Produksi Konten Pembelajaran Digital

MAJALENGKA, bandungpos.id– Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi digital tenaga pendidik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan produksi konten pembelajaran digital bagi guru Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Majalengka melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Program bertema “Pemberdayaan Literasi Digital Masyarakat melalui Pendampingan Produksi Konten Informatif dan Edukatif bagi Guru Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Majalengka” ini menjadi bagian dari komitmen Fikom Unisba dalam mendukung transformasi pendidikan dengan membekali guru keterampilan memanfaatkan teknologi digital secara efektif.
Sebanyak 26 guru dari JSIT Koordinator Daerah Kabupaten Majalengka mengikuti pelatihan tersebut. Mereka tidak hanya dibimbing memahami teknologi digital, tetapi juga didorong mampu menghasilkan konten pembelajaran yang kreatif, informatif, edukatif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Ketua Tim PKM Fikom Unisba, Prof. Dr. Dedeh Fardiah, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pengabdian sebelumnya yang berfokus pada penguatan literasi digital. Pada tahap lanjutan, perhatian diarahkan pada peningkatan keterampilan praktis guru dalam merancang dan memproduksi konten pembelajaran yang berkualitas.
Menurut Dedeh, guru saat ini harus mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakter Generasi Z dan Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi digital.
“Kami ingin para guru tidak hanya memahami konsep literasi digital, tetapi juga mampu memproduksi konten pembelajaran yang edukatif, informatif, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman. Inovasi dalam pemanfaatan media digital menjadi kebutuhan agar pembelajaran lebih relevan dengan generasi saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, program PKM tersebut melibatkan dosen dari berbagai fakultas bersama mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 sebagai bentuk kolaborasi akademik. Kegiatan ini merupakan implementasi pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sebagai tindak lanjut, tim PKM akan memberikan pendampingan selama satu bulan, melakukan evaluasi hasil pelatihan, serta menyediakan modul pembelajaran agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sekaligus disebarluaskan kepada guru lainnya.
Bekali Guru Hadapi Tantangan Transformasi Digital
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba, Dr. Rini Rinawati, M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi digital merupakan kebutuhan penting bagi tenaga pendidik dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Fikom Unisba ingin menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga membekali guru dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.
“Kami berharap para guru mampu menjadi kreator konten pembelajaran yang menarik, edukatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan begitu, proses pembelajaran menjadi lebih kreatif sekaligus mampu memenuhi kebutuhan generasi digital,” kata Rini.
Pelatihan yang berlangsung di SMP IT Insan Kamil Majalengka diawali dengan pretest untuk mengukur kemampuan awal peserta. Selanjutnya, guru memperoleh materi mengenai literasi digital, etika digital, keamanan digital, jejak digital, hingga strategi menangkal hoaks.
Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai etika komunikasi Islam di ruang digital, konsep tabayyun, dakwah digital, dan adab bermedia sosial. Selain itu, mereka mempelajari teknik penyusunan konten edukatif, storytelling, penyusunan pesan yang efektif, hingga penggunaan Canva sebagai media presentasi pembelajaran yang interaktif.
Praktik Produksi Video Pembelajaran
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat video pembelajaran menggunakan smartphone. Peserta mempelajari setiap tahapan produksi, mulai dari perencanaan konten, penyusunan storyboard, teknik pengambilan gambar, pencahayaan, pengolahan audio, komposisi visual, hingga penyuntingan menggunakan aplikasi Canva dan CapCut.
Di akhir pelatihan, seluruh peserta berhasil menyusun rancangan awal konten pembelajaran digital yang akan dikembangkan lebih lanjut melalui proses pendampingan selama satu bulan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Majalengka. Ketua Bidang Mutu JSIT Kabupaten Majalengka, Iip Miftahudin, S.Pd., menilai kolaborasi dengan Fikom Unisba memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas guru dalam bidang literasi dan media digital.
“Kerja sama ini memberikan kontribusi yang sangat positif bagi peningkatan mutu guru-guru JSIT Majalengka, khususnya dalam penguasaan literasi digital. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Anton Hernawan, Guru SMP IT Insan Kamil Majalengka, mengaku pelatihan tersebut memberikan banyak wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran.
“Pelatihan ini menjadi penyegaran bagi kami. Materinya sangat aplikatif dan memberikan motivasi untuk lebih kreatif dalam membuat media pembelajaran berbasis digital,” katanya.
Melalui program PKM ini, Fikom Unisba berharap mampu mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran digital yang lebih inovatif di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan kompetensi guru, kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan beragam konten pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta memperkuat budaya literasi digital di dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Majalengka. (ask)***





