DisabilitasMetro Bandung

25 Wirausaha Difabel Ikuti Business Matching Dilans Indonesia, Bank Bjb, Ojk Jabar Angkatan Kedua

77views

KOTA BANDUNG, Bandungpos–, 25 Juli 2026. Sebanyak 25 penyandang disabilitas dari berbagai ragam disabilitas yang telah memiliki maupun sedang merintis usaha mengikuti Business Matching DILANS bersama Bank BJB Angkatan Ke-2 di Kantor OJK Provinsi Jawa Bara Bandung.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DILANS Indonesia, OJK Jawa Barat, dan Bank BJB sebagai bagian dari upaya bersama membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin inklusif bagi penyandang disabilitas.

Selama kegiatan, para peserta mengikuti sesi pengenalan kewirausahaan, mendapatkan masukan terhadap produk maupun rencana pengembangan usahanya, mengenal berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, serta mengikuti sesi konsultasi one-on-one bersama para pendamping. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan semangat para peserta untuk terus belajar dan mengembangkan usahanya.

Business Matching ini tidak hanya menjadi ruang peningkatan kapasitas, tetapi juga wadah untuk membangun jejaring, saling berbagi pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi di antara para pelaku usaha penyandang disabilitas. Kami percaya bahwa akses terhadap pengetahuan, pendampingan, jejaring, dan layanan keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Angkatan Ke-2 ini melanjutkan keberhasilan program sebelumnya sekaligus menunjukkan semakin besarnya semangat kewirausahaan di kalangan penyandang disabilitas. DILANS Indonesia berharap program ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak pelaku UMKM yang mandiri, inovatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Apresiasi dan terima kasih kepada OJK Provinsi Jawa Barat dan Bank BJB atas komitmen dan konsistensinya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Semoga sinergi ini terus berkembang dan menjangkau semakin banyak Sahabat DILANS di masa mendatang. Karena ekonomi yang inklusif bukan sekadar membuka akses, tetapi juga membuka kesempatan bagi setiap orang untuk tumbuh, berkarya, dan berdaya. **( RM/BNN)

Leave a Response