Warga Jabar di Wilayah Konflik Timur Tengah sudah Terdata, Ini Kata H Raden Tedi
Warga Jabar di Wilayah Konflik Timur Tengah sudah Terdata, Ini Kata H Raden Tedi

KOTA BANDUNG, BandungPos.id– Konflik yang terjadi di Timur Tengah menjadi sorotan dunia dari semua kalangan termasuk termasuk Indonesia. Di Jawa Barat anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN H Raden Tedi memberikan tanggapan terhadap konflik yang terjadi dan memanas tersebut.
Saat ini Pemprov Jabar terus mencatat dan menyatukan kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah saat pecahnya konflik antara Israel dengan sekutunya Amerika Serikat melawan Iran. Dari data sementara, terdapat 3.960 warga Jabar di Timur Tengah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar menuturkan, lokasi masyarakat Jabar di Timur Tengah tersebar di beberapa negara, seperti Iran, Turki, Arab Saudi, Oman, Kuwait, dan Bahrain. Kebanyakan dari mereka merupakan pekerja migran. Beberapa warga juga terdata sebagai pelajar.
Pemantauan kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah oleh Pemprov Jabar dilakukan melalui grup koordinasi yang tersedia. Selain itu, Pemprov Jabar pun membuka hotline agar masyarakat bisa melaporkan kondisinya di Timur Tengah melalui nomor telepon 082126030038.
“Tahap pertama kami data dan memastikan kondisi mereka. Kami harap kondisi masyarakat Jabar di Timur Tengah baik-baik saja dan diimbau untuk berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat,” kata H Raden Tedi menirukan ucapan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat
Selanjutnya, laporan dari masyarakat Jabar melalui hotline akan ditindaklanjuti Pemprov Jabar bekerja sama dengan pemerintah pusat. Pemprov Jabar pun mengimbau masyarakat Jabar di Timur Tengah untuk mengikuti Arahan resmi dr KBRI dan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi terkait konflik Israel bersama Amerika Serikat melawan Iran.**Adem/BNN)





