Uncategorized

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMKN 14 Bandung, IPSMF 2026 Gelar Pelatihan Personal Branding

32views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Mendorong generasi muda agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mampu membangun citra diri yang positif menjadi tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Tim Abdimas International Photography and Short Movie Festival (IPSMF) 2026.

Mengusung tema “Be Seen, Be Heard: Membangun Personal Branding dan Kepercayaan Diri Berbicara di Depan Publik”, kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) ini melibatkan siswa kelas X jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri 14 Bandung.

Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, keberanian berbicara di depan umum, serta pemahaman siswa mengenai pentingnya membangun personal branding sejak dini. Peserta juga dibekali keterampilan mengenali potensi diri, membentuk identitas personal yang autentik sesuai minat dan bakat, serta menyampaikan gagasan secara luwes di hadapan publik.

Rangkaian kegiatan dikemas melalui pemaparan materi, pemberian contoh konkret, dan praktik langsung mengenai pengembangan personal branding.

Materi pertama disampaikan Sarah Derma Ekaputri, S.I.Kom., M.I.Kom., salah seorang dosen Public Relations Telkom University, dengan topik “Know Yourself, Tell Your Story”. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar public speaking, termasuk contoh figur publik yang belum efektif dalam menyampaikan informasi kepada audiens.

Sarah juga menjelaskan pentingnya memahami panggung sebagai ruang komunikasi dengan khalayak. Selain itu, para siswa diajak menggali potensi diri dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk membangun serta memperkuat personal branding.

Sesi berikutnya menghadirkan Gendra Wisnu Buana, S.IP., M.A., yang mengulas strategi membangun personal branding melalui pengenalan minat, kemampuan, dan karakter pribadi. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap diri sendiri merupakan fondasi utama dalam membentuk identitas personal yang kuat.

“Kita perlu tahu apa yang kita suka, apa yang bisa kita lakukan, dan karakter yang ingin kita tunjukkan kepada orang lain,” jelas Gendra.

Selanjutnya, Aiza Nabilla Arifputri, S.I.Kom., M.A., menyampaikan materi bertajuk “The Brand Called You”. Pembahasan berfokus pada delapan prinsip personal branding menurut Peter Montoya yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktik.

Dalam sesi tersebut, siswa diarahkan untuk menemukan keunikan masing-masing, mengenali kekuatan personal, serta menentukan citra diri yang ingin dibangun dan diperkenalkan kepada publik.

Antusiasme peserta terlihat dari tanggapan positif terhadap pelatihan yang diberikan. Salah seorang siswa kelas X jurusan DKV SMK Negeri 14 Bandung mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah pemahamannya mengenai pengembangan diri.

“Kegiatannya seru dan bermanfaat. Saya jadi lebih memahami cara membangun personal branding dan lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum,” ungkapnya.

Sosialisasi Main Event IPSMF 2026

Tidak hanya memberikan pelatihan, Tim Abdimas IPSMF 2026 juga memperkenalkan rangkaian acara utama atau main event IPSMF 2026. Sosialisasi disampaikan Shafira Anindya selaku Wakil Ketua IPSMF.

Acara utama tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 November 2026. Sejumlah agenda yang akan diselenggarakan meliputi pembacaan hasil awarding karya terbaik, kesempatan memperoleh wawasan dan perspektif baru (insight), serta penampilan special guest star.

Melalui sosialisasi ini, para siswa diharapkan tertarik untuk berpartisipasi dan kembali bergabung dalam kemeriahan rangkaian acara utama IPSMF 2026.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu mendorong siswa SMK Negeri 14 Bandung untuk semakin mengenali potensi dirinya, berani menyampaikan gagasan, serta membangun personal branding yang autentik.

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda, khususnya siswa DKV, dalam mengomunikasikan ide-ide kreatif sekaligus menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

Selaras dengan semangat “Be Seen, Be Heard”, pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk mengajak generasi muda berani menunjukkan potensi, menyuarakan pemikiran, dan terus mengembangkan kualitas diri secara positif.(ask)***

Leave a Response