Uncategorized

Timnas Melawan “Keangkuhan” Mistar Gawang

113views

 

Oleh: Ridhazia

BENAR-BENAR  nahas. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria. Dan, harus puas sebagai runner -up FIFA Series 2026.

Skor tipis 1-0 pada partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta terasa menyakitkan.

Pertama, kemenangan Bulgaria diperoleh sebagai hadiah tendangan 12 pas di menit ke-35 karena Kevin Diks kedapatan menekel Zdravko Dimitrov di kotak terlarang dalam versi VAR (Video Assistant Referee (VAR).

Kedua, skuad merah putih sedang tampil memukau. Timnas Indonesia asuhan John Herdman tampil agresif dan menguasai sekitar 65% penguasaan bola di 20 menit awal.

Ketiga, tidak peduli lawan yang sudah berulang kali menggagalkan upaya serangan, pemain-pemain Timnas Indonesia “melawan keangkuhan ” mistar gawang sehingga gagal dikonversi menjadi gol.

Keberuntungan!

Terus terang, Bulgaria vs Indonesia itu sangat menarik. Sebagian besar peluang skuad Indonesia justru diputuskan di ruang sempit ketika harus melepaskan tembakan melengkung.

Tapi keberuntungan berpihak pada kiper. Dua kali bola memantul liar menjauhi gawang, setelah membentur tiang gawang, bahkan melewati garis gawang, tapi peluang emas sirna seketika.

Pemain hanya bisa memegang kepala, meratapi tembakan yang seharusnya menjadi gol yang dijaga kiper utama tim nasional Bulgaria Dimitar Mitov.

Keheningan sesaat di stadion dan di rumah berubah menjadi kekecewaan penonton yang terduduk lesu karena keangkuhan besi gawang. *

* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati  psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.

Leave a Response