B e r t a h a n
Oleh Muhammad Subhan Penulis-penulis yang sudah punya nama, apa pun yang mereka tulis, ditunggu. Populer dulu, laku kemudian. Meski kenyataannya tidak selalu begitu. Di balik layar tak ada yang tahu. TIDAK-- mudah bertahan. Apalagi sebagai penulis. Dunia bergerak cepat. Kata-kata sering kalah oleh gambar dan suara. Menulis jadi sunyi. Tak selalu dibaca. Tak selalu dihargai. Tak heran, banyak penulis pemula berhenti di tengah jalan. Bukan karena tidak berbakat. Tapi karena tidak didukung orang-orang terdekat. Orang tua diam. Pasangan acuh tak acuh. Anak-anak tidak peduli. “Jadi penulisnya?” “Oh, bukumu sudah terbit...