Olahraga

Setelah Tahun Baru Keputusan Tuan Rumah PON XXII/2028 Akan Diumumkan

211views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Dikaji dari sisi dinamika dan evaluasi, penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028, akan fokus pada pertandingan cabang olahraga Olimpiade. Kemudian ditambah cabor-cabor berprestasi di SEA Games.

“Kita akan lihat cabor-cabor berprestasi seperti apa. Tapi yang jelas cabor Olimpiade itu ada 32. Nah kaitannya mau dimana PON tahun 2028  dilaksanakan, sekarang kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Saya kira dalam waktu dekat – mungkin setelah tahun baru, mudah-mudahan segera ada keputusan,” ujar Wakil Ketua Umum 1 KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno usai membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jabar di Hotel El Cavana Jalan Pasirkaliki Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).

Rakerprov KONI Jabar tahun ini mengusung tema “Budaya Prestasi Berkelanjutan Untuk Jabar Istimewa, Atlet Dijaga Organisai Ditata”. Tampak hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar Dr. Asep Sukmana, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Dicky Waluya Badrukamal, Ketua Umum KONI Jabar Prof. HM Budiana serta  27 KONIDA Kota dan kabupaten, 72 Perwakilan Cabang Olahraga  dan 6 Badan Fungsional.

Disinggung soal deadline penetapan tuan rumah PON XXII, Suwarno mengatakan hal tersebut seharusnya sudah ditetapkan.

“Kita sih berharap lebih cepat lebih baik. Ya itu tadi (penetapan tuan rumah PON) kemungkinan akan diputuskan setelah tahun baru. Mudah-mudahan tidak bergeser dari NTT dan NTB. Tapi keputusan akhirnya bagaimana pemerintah pusat saja, kita akan mengikuti,” ujar Suwarno.

Terkait cabor yang akan dipertandingkan di PON XXII serta peluang Jabar mencetak quattrick, Suwarno mengambil contoh nomor-nomor besar seperti cabor dayung ada 45 sampai 52 nomor. Dengan demikian Jabar sudah memiliki potensi yang kuat. Kemudian atletik ada 47 nomor dan renang 38 nomor .

“Jadi kalau Jabar ingin bertahan (jadi juara) , Jabar harus dominan di nomor-nomor besar dan tentu harus menjadi prioritas, disamping cabor-cabor yang bersifat individual seperti beladiri, cabor-cabor terukur dan akurasi yang lain. Kita berharap Jabar makin meningkatkan kemampuannya,” ujar Suwarno.

Pada kesempatan tersebut Suwarnopun mengurai eksistensi atlet Jabar di pentas SEA Games XXXIII/2025 di Thailand yang baru usai. KONI Pusat memberi apresiasi tinggi kepada KONI Jabar atas kontribusi besar atlet-atletnya dalam pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Dia menegaskan, Jabar menjadi provinsi dengan jumlah atlet terbanyak yang memperkuat kontingen Indonesia.

“Dari total 1.021 atlet Indonesia, sebanyak 233 atlet berasal dari Jawa Barat. Ini jumlah terbesar dibandingkan seluruh provinsi se-Indonesia,” ujar Suwarno.

Tidak hanya unggul dari sisi kuantitas, atlet Jabar juga menjadi tulang punggung prestasi Indonesia. Suwarno menyebut Jabar sebagai penyumbang medali terbanyak bagi Merah Putih pada SEA Games tersebut.

“Terima kasih luar biasa. Dari 233 atlet itu, penyumbang medali terbanyak juga dari Jawa Barat,” katanya.

Secara rinci, Suwarno mengungkapkan atlet-atlet Jawa Barat berhasil mempersembahkan 91 medali emas dari nomor individual. Jumlah tersebut bertambah menjadi 93 medali emas jika digabungkan dengan nomor beregu.

“Selamat untuk semua para atlet. Prestasi ini membanggakan Jawa Barat dan Indonesia,” tuturnya.

Suwarno berharap prestasi tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia mendorong agar para pemangku kebijakan memikirkan langkah konkret untuk memberikan apresiasi dan pembinaan lanjutan kepada atlet berprestasi.

“Tinggal bagaimana Pak Asisten I, Pak Kadispora, DPRD Jabar dan unsur terkait memikirkan cara mencerahkan atlet yang kemarin berhasil mendapatkan medali. Saya yakin ini akan menjadi perhatian Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Di tengah euforia keberhasilan SEA Games, Suwarno mengingatkan pentingnya konsolidasi internal di tubuh KONI Jawa Barat. Menurutnya, evaluasi dan persiapan jangka panjang tetap harus dilakukan.

“Dengan deretan prestasi yang ada, tidak ada salahnya kita tetap melaksanakan konsolidasi kedalam untuk melihat apa yang akan kita hadapi di masa yang akan datang,” katanya. (den)

 

 

Leave a Response