Bandung Raya

Semangat Swadaya: Warga Kopo Kokohkan Tanggul Anak Sungai Ciwidey

14views

KAB. BANDUNG, Bandungpos Id. – Kesadaran kolektif dan jiwa peduli lingkungan ditunjukkan oleh puluhan warga Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, pada Minggu (26/4/2026). Tanpa menunggu perintah, masyarakat dari wilayah RW 11 dan khususnya warga Kampung Boong Nangka RT 03/RW 13 bahu-membahu turun ke bantaran Anak Sungai Ciwidey. Mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan endapan lumpur dan memperkokoh tanggul sebagai benteng pertahanan dini menghadapi potensi longsor.

Fokus kegiatan ini tertuju pada titik rawan erosi di sekitar Kampung Boong Nangka yang dinilai paling kritis. Dengan semangat yang tak kunjung padam, warga bekerja maksimal memanfaatkan peralatan seadanya, mulai dari cangkul, karung pasir, hingga bambu, untuk menambal bibir sungai yang tergerus arus. Aksi swadaya ini membuktikan bahwa masyarakat setempat memiliki ketangguhan luar biasa dan tidak mau berdiam diri menunggu bantuan, melainkan bergerak menyelamatkan lingkungan sendiri.

Inisiatif mulia ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Desa Kopo. Kepala Desa Entang Suryana, yang diwakili langsung oleh Sekretaris Desa, Yunus, hadir di tengah-tengah warga untuk memberikan semangat. “Pak Kades sangat bangga melihat kebersamaan warga Kampung Boong Nangka dan RW 11. Meskipun alat terbatas, semangat gotong royong inilah aset terbesar kita untuk menjaga keselamatan bersama,” ujar Yunus menyampaikan pesan kepala desa.

Suasana kerja terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan meski fisik terasa lelah. Warga tampak akrab bercanda dan saling bantu, membuktikan bahwa bekerja bersama memberikan kebahagiaan tersendiri. Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai luhur gotong royong masih sangat terjaga dan menjadi perekat kuat hubungan sosial di tengah masyarakat Desa Kopo.

Sinergi yang terjalin antara inisiatif warga dan dukungan pemerintah desa ini menjadi contoh nyata penanganan bencana berbasis komunitas. Upaya penguatan tanggul di sepanjang aliran Anak Sungai Ciwidey dinilai sangat strategis untuk memutus mata rantai potensi bencana yang kerap mengancam wilayah tersebut saat intensitas hujan meningkat.

Dengan terus merawat semangat kolaborasi seperti ini, Desa Kopo optimis mampu menekan angka risiko bencana. Kebersamaan yang terjalin hari ini bukan hanya soal memperbaiki tanggul, tetapi juga memperkokoh tali persaudaraan demi terwujudnya lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera. (Ask/Id)***

Leave a Response