Olahraga

Sejumlah Agenda Krusial Dibahas di Rakernas PB Porlasi

15views

 

Bandung – BANDUNGPOS.ID :  Sejumlah agenda strategis dan krusial yang berkaitan dengan penguatan organisasi dan persiapan menghadapi agenda olahraga nasional, dibahas pada agenda  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Tahun 2026 di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat , Minggu (31/5/2026)

Pada gilirannya Rakernas tersebut menjadi momentum penting bagi Porlasi untuk menyelaraskan kebijakan organisasi sekaligus memperkuat tata kelola cabang olahraga layar di Indonesia.

Hal tersebut dijelaskan Ketua Harian KONI Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I PB Porlasi, Brigjen (Purn) Dr. Arief Prayitno .S.IP, SH, M.Hum . Menurutnya, salah satu agenda utama Rakernas adalah penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Langkah tersebut dilakukan agar aturan internal Porlasi selaras dengan AD/ART KONI yang telah diperbarui.

“Jadi perlu saya jelaskan, isi Rakernas yang pertama adalah penyempurnaan AD/ART. Untuk itu akan dibentuk tim perumus yang bertugas menyelaraskan AD/ART Porlasi dengan AD/ART KONI yang baru,” kata Arief diruang kerjanya, Gedung KONI Jabar, Selasa (2/6/2026).

Yang kedua — lanjut Arief, akan dibentuk tim Dewan Etik karena selama ini Porlasi belum memiliki Dewan Etik. Padahal keberadaannya sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan menuju PON. Dewan Etik akan menjadi instrumen organisasi dalam menjaga integritas dan akuntabilitas seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan olahraga layar.

Rakernas Porlasi 2026 dihadiri oleh 12 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari total 20 Pengprov yang terdaftar. Jumlah tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat kuorum sehingga seluruh agenda persidangan dapat dilaksanakan dan menghasilkan keputusan yang sah secara organisasi.

Dalam forum tersebut, Arief hadir mewakili PB Porlasi sebagai Wakil Ketua I. Sementara dari Porlasi Jawa Barat turut hadir Kunto dan Sudjatmiko sebagai perwakilan Pengprov Porlasi Jabar.

“Agenda penting lainnya yang dibahas adalah penetapan nomor-nomor pertandingan untuk PON mendatang. Rakernas menyepakati bahwa nomor pertandingan cabang olahraga layar pada PON berikutnya masih menggunakan nomor yang selama ini dipertandingkan pada PON sebelumnya,” ungkap Arief.

Adapun nomor-nomor PON masih menggunakan nomor yang lama, yaitu sebanyak 18 nomor pertandingan. Itu menjadi salah satu keputusan penting dalam Rakernas kali ini.

Pasca Rakernas, Porlasi Jawa Barat berencana segera menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menindaklanjuti berbagai hasil keputusan tingkat nasional. Rakerda tersebut akan diawali dengan rapat pimpinan guna menyusun agenda dan prioritas program organisasi dalam menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang.

Menurut Arief, fokus utama Rakerda Porlasi Jawa Barat adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat serta persiapan menuju babak kualifikasi PON.

“Untuk Jawa Barat, tambahan agenda dalam Rakerda nanti lebih banyak membahas persiapan Porprov dan persiapan menuju PON. Untuk Porprov sendiri persiapannya sudah cukup matang dan akan dilaksanakan di Balongan, Kabupaten Indramayu,” paparnya.

Dalam acara Rakernas tersebut Arief  menyerahkan buku berjudul ” Strategi Manajamen Olahraga Kontemporer” sebagai buah karya dari Brigjen (Purn) Dr. Arief Prayitno .S.IP, SH, M.Hum kepada para ketua Pengprov Porlasi, kONi Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan PB Porlasi. (den)***

 

 

Leave a Response