
Ditulis Oleh
H. Iding Mashudi // Jurnalis BNN
BANDUNGPOS ID.
Santri memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Mereka dapat menjadi agen perubahan positif bagi bangsa dengan mengembangkan kompetensi di berbagai bidang, seperti teknologi, ekonomi, dan kepemimpinan. Selain itu, santri juga dapat menjadi perekat bangsa dengan mempromosikan toleransi, keharmonisan, dan persatuan antarumat beragama.
Pengembangan kompetensi santri dalam berbagai bidang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing mereka. Dalam peringatan Hari Santri Nasional ke-10, pada Rabu, 22 Oktober 2025, dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, diusung untuk menandai pentingnya peran santri dalam mengawal kemerdekaan dan membangun peradaban dunia.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh komponen pondok pesantren untuk menjadikan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional dan Internasional sebagai langkah awal menuju kembali ke Zaman Keemasan Peradaban Islam. Beberapa kunci sukses santri menuju Indonesia Emas adalah pendidikan yang berkualitas, pengembangan kompetensi, kemandirian dan inovasi, serta kolaborasi dan kerjasama.
Meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren dan lembaga pendidikan lainnya sangat penting untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Dengan peran aktif dan kontribusi nyata dari santri, kita dapat mewujudkan Indonesia Emas yang lebih sejahtera, harmonis, dan beradab.
Mari kita dukung dan memberdayakan santri untuk menjadi agen perubahan yang positif bagi bangsa. Santri adalah aset bangsa yang sangat berharga. Mereka memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Oleh karena itu, kita harus memberikan dukungan dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada santri untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi yang lebih baik dan lebih maju. Mari kita dukung dan memberdayakan santri untuk menjadi agen perubahan yang positif bagi bangsa, sehingga kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia.





