Olahraga

Resmi Jadi Pelatih Persija, Shin Tae-yong Siap Bangun Kekuatan Tim Agresif

4views

JAKARTA, Bandungpos.id – Persija Jakarta resmi memboyong pelatih anyar Shin Tae-yong untuk mengarungi kompetisi musim 2026/27. Pelatih asal Korea Selatan itu akan dikontrak dalam durasi tiga tahun.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan bahwa penunjukan Shin Tae-yong merupakan bagian dari upaya klub untuk membangun tim yang kompetitif dan memiliki fondasi kuat dalam menghadapi tantangan musim mendatang.

“Shin Tae-yong adalah pelatih yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi yang sesuai dengan arah Persija. Kami memilih sosok yang tidak hanya memiliki kualitas teknis dan taktis, tetapi juga kemampuan untuk membangun mentalitas pemenang dalam tim,” ujar Prapanca, dilansir dari ILeague.

“Kami berharap seluruh elemen klub dapat bekerja bersama dan memberikan dukungan terbaik untuk menghadapi musim depan. Persija akan berupaya membangun tim yang solid dan siap bersaing di setiap kompetisi yang diikuti,” tuturnya.

Shin Tae-yong menyambut positif kesempatan untuk bergabung dengan Persija. Menurutnya, pengalaman selama menangani Timnas Indonesia membuat dirinya cukup mengenal karakter sepak bola Indonesia, termasuk Persija sebagai salah satu klub besar di Tanah Air.

“Sebelumnya saya sudah melatih Timnas Indonesia selama lima tahun sehingga saya cukup mengenal Persija. Menurut saya, Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia,” kata Shin Tae-yong.

“Target saya adalah memberikan yang terbaik untuk tim. Saya ingin membangun kerja sama yang baik dengan para pemain agar Persija bisa meraih hasil maksimal. Saya juga berharap para pendukung terus memberikan dukungan kepada tim sepanjang musim. Dengan kerja keras, kebersamaan, dan kepercayaan dari semua pihak, kami akan berusaha menunjukkan performa terbaik di setiap pertandingan,” ujarnya.

Shin Tae-yong hadir dengan pengalaman panjang di level klub maupun tim nasional. Dalam karier kepelatihannya, ia membawa Seongnam Ilhwa Chunma meraih gelar Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

Di level internasional, ia sempat menangani Tim Nasional Korea Selatan dan memimpin tim tersebut tampil di Piala Dunia 2018. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya bersama Timnas Indonesia selama lima tahun dan mencatat sejumlah pencapaian penting. Di antaranya membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia AFC 2023 serta menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Selain pengalaman dan prestasinya, Persija melihat rekam jejak Shin Tae-yong dalam mengembangkan pemain muda. Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang sejalan dengan komitmen klub dalam memberikan wadah bagi talenta-talenta potensial untuk berkembang dan berkontribusi di level tertinggi.

Bangun Tim Bermain Agresif

Dengan pelatih asal Korea Selatan itu Persija berpotensi kembali menghadirkan wajah permainan yang sama pada musim 2026/27.

Shin Tae-yong, mengisyaratkan keinginannya untuk membangun tim yang bermain agresif, cepat, dan berorientasi menyerang.

Dalam konferensi pers perkenalannya, Shin menjelaskan bahwa sepak bola menyerang merupakan identitas yang selama ini ia yakini sebagai pelatih. Namun, ia menilai pendekatan tersebut tidak selalu dapat diterapkan dalam setiap situasi.

Pengalamannya menangani Timnas Indonesia menjadi salah satu contoh. Saat itu, menurut Shin, kondisi tim dan kualitas lawan yang dihadapi menuntut penerapan strategi yang lebih pragmatis. Karena sering berhadapan dengan tim yang memiliki kekuatan di atas Indonesia, ia memilih membangun fondasi pertahanan yang kukuh dan memaksimalkan peluang melalui transisi cepat.

“Saya adalah tipe orang yang sangat suka bermain sepak bola menyerang. Filosofi sepak bola saya adalah sepak bola menyerang,” ujar Shin Tae-yong.

“Saat saya memimpin Timnas, karena kami selalu bertanding melawan tim-tim yang selalu lebih kuat dari kami, saya harus menciptakan taktik pertahanan dan menggunakan taktik yang banyak mengandalkan serangan balik (counter-attack),” ucapnya lagi.

Situasi yang berbeda ia harapkan dapat ditemui bersama Persija. Shin melihat peluang untuk mengembangkan tim yang lebih berani mengambil inisiatif permainan dan tampil dominan sepanjang pertandingan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses menuju gaya bermain tersebut akan bergantung pada pembangunan skuat yang dilakukan dalam menyambut musim baru. Karena itu, komunikasi dengan manajemen menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan tim.

Ia pun optimistis Persija dapat menampilkan permainan yang lebih atraktif apabila diperkuat oleh pemain-pemain yang sesuai dengan kebutuhan taktisnya.

“Untuk di liga nanti, saya akan berdiskusi dengan Presiden klub, Mohamad Prapanca, dan pemilik klub. Jika kami bisa mendatangkan pemain asing yang berkualitas, saya rasa kami akan bisa menunjukkan sepak bola yang jauh lebih kuat, sepak bola yang cepat, dan sepak bola yang menyerang,” tuturnya lagi. (Ads)

Leave a Response