Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat Progresif
REHABILITASI BERSUMBERDAYA MASYARAKAT(RBM) PROGRESIF

KOTA BANDUNG, BANDUNGPOS–DreamFest 2025 yang diselenggarakan oleh Save the Children Indonesia, Minggu, 29 Juni 2025, kesempatan bagi DILANSIndonesia untuk berbagi gagasan, pengetahuan, dan pengalaman dalam pengembangan kawasan inklusif di Kecamatan Sumur Bandung, Inclusive Sumur Bandung Platform (#SBIDP) yang.dimulai sejak tahun 2022.
Lebih dari 20 organisasi dan komunitas terlibat dalam inisiatif ini. Kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (#GEDSI) dikaitkan dengan isu krisis iklim dan kemiskinan.
Sumur Bandung sudah menjadi laboratorium lapangan kami yang keberlangsungannya tidak diukur sekedar pelaksanaan proyek.
Apresiasi kami atas kesempatan yang diberikan serta kunjungan Walikota Bandung, Kang Farhan, di booth kami. Bangga upaya yang selama ini masih penuh tantangan ternyata tidak luput dari perhatiannya dan sudah membuahkan hasil pada implementasi penataan kawasan Taman Lalu Lintas dan sekitarnya yang masih berjalan.
Dialog yang berlangsung di stand kami antar para pengunjung pada intinya mendorong untuk mempercepat aksesibilitas dan investasi kepentingan kelompok rentan ini agar meluas dan menjadi agenda kolaborasi terutama organisasi di luar pemerintah.
Bagaimanapun pemerintah mempunyai keterbatasan sumber daya. Yang terpenting layanan esensial terpenuhi sebagai bagian dari standar pelayanan minimum (#SPM), dan juga kepentingan yang secara serius banyak dihadapi oleh warga difabel dengan berbagai ragamnya dan memiliki kekhususan dalam penanganannya.
Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) mempunyai ruang ekspresi dalam menyelesaikannya dengan memperluas akses dan akomodasinya.
Pengembangan database disabilitas dan lansia (DILANS) multi sensor partisipatif berbasis geospasial serta survei berdasarkan Washington Group of Disability Statistics serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memperluasnya.
Data dan bukti ini akan menopang inovasi teknologi alat bantu, pemberdayan UMKM yang produktif serta gerakan mobilisasi sumber daya yang belum tersentuh total.
Penerapan “Pedoman Aksesibilitas Konten Web” (#WCAG) termasuk yang wajib dilakukan.**(rm/BNN)





